- Tangkapan layar YouTube Citra Pitriyami Official
Bupati Pangandaran Dapat Info Ada Warganya Tinggal di Rumah Reyot, Langsung Datang Berujung Beri Bantuan
Pangandaran, tvOnenews.com - Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami mendatangi sebuah rumah warga. Kunjungannya sebagai jawaban dari aduan seorang warganya, Mila Septian (36).
Bupati Pangandaran itu melihat keluhan Mila melalui fitur DM media sosial Instagram pribadinya. Dalam isi pesannya, Mila Septian mengadu bahwa dirinya adalah warga miskin.
Citra mendapat informasi bahwa Mila belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Warga Dusun Kalapa Tiga itu juga beberapa kali ditolak saat mengajukan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Mila pun kaget dianggap masuk kelompok sangat sejahtera (Desil) oleh pegawai Pemerintah Desa Babakan. Ia berbagi kondisi rumah reyotnya dan langsung direspons oleh Citra Pitriyami.
"Saya langsung baca, lihat gambar rumahnya, 'oh ini tidak layak huni'," kata Citra kepada awak media dikutip, Kamis (16/4/2026).
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami Datangi Rumah Mila Septian
- Tangkapan layar YouTube Citra Pitriyami Official
Citra langsung mengeksekusi aduan tersebut. Ia mengunjungi kediaman Mila beralamat di Dusun Kalapa Tiga, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (16/4/2026).
Bupati Pangandaran itu didampingi oleh sejumlah jajarannya, mulai dari Kabid Dayalinjamsos Dinas Sosial Rayi Pasha, Camat Pangandaran Mahpud Ghozali, Pemerintah Desa hingga petugas PKH.
Citra pun mengabadikan kunjungan tersebut melalui kanal YouTube pribadinya pada Selasa (14/4/2026). Dalam unggahan video itu, ia langsung disambut baik oleh Mila dan keluarga besarnya.
Kemudian, Citra langsung mengecek kondisi rutilahu milik Mila dan keluarganya. Ia pun tak segan menyinggung Kepala Dinas yang berwenang untuk mengurus rutilahu.
"Untuk uang, Pak Kadis mengirim tidak? Perasaan kayak nggak kelihatan gitu," sentil dia.
Namun, kakak kandung Cakra Khan tersebut tidak begitu terkejut. Mila dan keluarga sudah memiliki ruangan kamar mandi dan toilet yang cukup layak dan tidak terlalu sempit.
Citra kemudian bertanya tentang kondisi dan status pemilik lahan rumah reyot tersebut. Mila tidak membantah rumahnya berdiri di tanah milik temannya.
"Teh, kalau ini tanah punya siapa?," tanya Citra.
"Punya teman, Bu," jawab Mila.
Mila menjelaskan, awal mulanya dirinya membayar kontrak. Karena rumah tersebut terurus, pada akhirnya ia menjadi pemilik barunya.
"Saya jadi pemilik baru, Teh. Sudah tidak perlu bayar gitu, mungkin rezeki saya," jelas Mila.
Setelah itu, Citra kembali melihat kondisi lainnya. Di area rutilahu tersebut, kayu hingga bambu yang menopang rumah Mila semakin melemah dan reyot.
Ukuran bangunan tersebut juga tidak besar. Mila terpaksa menjemur pakaiannya di setiap sudut rumah.
Mantan anggota DPRD Pangandaran itu berharap agar Mila selalu dikasih kesehatan. Ia memahami kondisi yang dialami warganya lantaran diterpa keterbatasan ekonomi.
Berapa Jumlah Bantuan Rutilahu Mila dari Citra Pitriyami?
Citra pun memutuskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran akan menindaklanjuti rutilahu Mila. Namun bantuan sementara yang diberikan berupa uang.
Ia meminta Mila mengirim nomor rekening perbankan. Setidaknya berasal dari Bank BJB untuk kebutuhan transfer.
"Bu, ini kan mau dibangun ya tapi berupa uang. Ada nomor rekeningnya nggak? Rekening dulu," ucap Citra.
Ia meminta dinas terkait untuk mendampingi Mila, terutama turut membantu proses pembuatan rekening Bank BJB. Tak ayal, Citra segera mengirim uang bantuan sebesar Rp20 juta demi kebutuhan pembangunan rumah.
"Ibu transfernya dari Pemda ke nomor rekening. Nanti tolong dibantu maksudnya buat kebutuhan membangun masyarakat jadi kuat juga. Nanti uangnya Rp20 juta, tapi lumayan lah membantu. InsyaAllah jadi dan kepalang buat kekurangannya," bebernya.
Kemudian Citra ditanya awak media mengenai kunjungan tersebut. Ia kembali menegaskan, dirinya sangat terbuka untuk merespons aduan dari masyarakat Pangandaran.
Citra menyediakan ruang mengadu keluhan melalui fitur DM media sosialnya. Ia mengatakan, dirinya akan selalu merespons dan menindaklanjuti keresahan dialami warganya.
"Saya selalu kalau live sebenarnya ingin menampung aspirasi seluruh masyarakat Pangandaran khususnya. Kebetulan si Ibu komentar di live saya, kalau ada suatu hal penting, tolong DM saya. Jadi, saya baca," pesannya.
(hap)