- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Mengenal Mendiang Sri Muliawati, Istri Pertama Dedi Mulyadi yang Wafat karena Kanker Rahim, Setia Mendampingi KDM Sejak Zaman Kuliah
tvOnenews.com - Kisah kehidupan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tidak hanya diwarnai perjalanan politik yang penuh sorotan, tetapi juga menyimpan kisah haru dari masa lalunya.
Di balik gaya kepemimpinannya yang dekat dengan masyarakat dan gemar blusukan, tersimpan cerita pribadi yang jarang terungkap ke publik.
Dedi Mulyadi saat ini dikenal luas melalui berbagai program di Jawa Barat yang kerap melibatkan interaksi langsung dengan warga, alih-alih berkantor secara formal seperti kebanyakan pejabat lainnya.
- Antara
Namun, di balik popularitasnya, ia pernah membangun kehidupan rumah tangga sejak masa awal kariernya.
Sebelumnya, KDM sempat menikah dengan Sri Muliawati, sosok yang dikenalnya sejak masih aktif sebagai mahasiswa dan aktivis HMI.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak yang kemudian diberi nama Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar (Maula Akbar).
Dalam sebuah video di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 4 November 2022, KDM menceritakan kembali masa-masa tersebut sambil mengenang perjalanan hidupnya bersama sang istri pertama.
"Ibunya itu dengan saya bersama sejak saya kuliah di STH (Purnawarman) dan menjadi jadi aktivis HMI. Saya ketua HMI Cabang Purwakarta,” ujar Kang Dedi dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel pada 4 November 2022.
Namun, kebahagiaan tersebut diwarnai ujian berat ketika Sri Muliawati diketahui mengidap kanker rahim saat mengandung anak mereka.
Kondisi tersebut membuat proses persalinan harus dilakukan secara caesar di RS Bungsu, Bandung, pada 4 November 1999.
KDM mengingat momen itu dengan sangat jelas, termasuk waktu kelahiran anak pertamanya yang bertepatan dengan awal karier politiknya sebagai anggota DPRD Kabupaten Purwakarta.
"Itu saya dilantik bulan Agustus, Aa (Maula Akbar Mulyadi Putra) dilahirkan tanggal 4 November tahun 1999," tuturnya.
- Instagram @putri.karlina14
Ia juga mengenang kondisi sang istri saat melahirkan dalam keadaan penuh risiko.
“Terlahir dengan baik, yang seharusnya Aa itu akhirnya Caesar karena di rahimnya ada kanker, dengan bobotnya hampir 4 kilogram,” jelas Kang Dedi sambil mata berkaca-kaca.
Meski demikian, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama. Tiga bulan setelah melahirkan, Sri Muliawati meninggal dunia akibat kanker yang dideritanya, meninggalkan duka mendalam bagi KDM dan keluarga.