- Instagram @dr.richard_lee
Aldi Taher Sampai Bintang Film Michelle Ziudith Beri Dukungan Moril untuk dr Richard Lee Usai Sertifikat Mualafnya Dicabut MCI
tvOnenews.com - Sejumlah publik figur tanah air ramai-ramai beri dukungan kepada dr Richard Lee setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Koh Hanny dari MCI.
Tidak tanggung-tanggung, publik figur seperti Aldi Taher, bintang film Michelle Ziudith sampai Ustaz Derry Sulaiman juga kirim dukungan untuk dr Richard Lee.
Beberapa hari terakhir publik dihebohkan dengan pernyataan Hanny Kristianto dari Mualaf Center Indonesia (MCI) yang mencabut sertifikat mualaf dr Richard Lee.
Menurut Hanny Kristianto, dr Richard Lee dianggap tidak menjalankan syariat sebagaimana mestinya setelah sang dokter telah memeluk agama Islam.
Koh Hanny khawatir jika dr Richard Lee ternyata menggunakan sertifikat mualaf yang dia pegang untuk kepentingan pribadi dari sang dokter.
Sebelumnya, dr Richard Lee telah ucapkan kalimat syahadat sejak Maret 2025 secara resmi. Prosesi itu disaksikan oleh Ustaz Felix Siauw dan Ustaz Derry Sulaiman.
Alasan Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf dr Richard Lee
- Tangkapan Layar YouTube The Sungkars
Melalui podcast di YouTube Reyben Entertainment, Koh Hanny menjelaskan jika status KTP dari dr Richard Lee belum diubah dari Katolik ke Islam.
“Saya tidak mau sertifikat (mualaf) yang dikeluarkan itu tidak digunakan. Faktanya, sampai hari ini di KTP-nya masih beragama Katolik,” papar Hanny dari YouTube Reyben Entertainment.
Adapun Koh Hanny makin curiga lantaran beredar di media sosial bahwa dr Richard Lee dan istrinya sedang ikut beribadah di gereja pada acara malam Natal.
“Ada foto dia sama istrinya di Gereja Katolik, karena posisi duduknya berbeda,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hanny Kristianto khawatir andaikan sertifikat mualaf dr Richard Lee akan dijadikan bahan untuk saling serang dengan Doktif.
“Saya juga tidak mau sertifikat mualaf tersebut menjadi barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim,“ ujarnya.
Dukungan Publik Figur
- Istimewa
Setelah berita itu meluas baik di media sosial maupun nasional, pihak dr Richard Lee memberikan pernyataan yang meluruskan bahwa kabar tersebut tidak benar.