- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
KDM Murka Ada MCK di Sempadan Jalan Provinsi, Ingatkan Kakek Tua yang Tinggal di Rumah Kumuh: Ini Tanah PU!
KDM langsung terkejut mendengar pengakuan tersebut. Ia mengatakan, pemerintah akan merapikan bangunan liar di sempadan jalan.
"Jangan lah, nanti ini mau dibongkar, mau dibersihkan sebab ini tanah PU Provinsi, apalagi di sebelahnya itu pemandangannya bagus ada sawah. Nanti sama Satpol PP Provinsi bongkar seluruh bangunan yang di atas selokan," terangnya.
Momen Dedi Mulyadi Marah Temukan MCK di Bangunan Kumuh
Setelah itu, Dedi Mulyadi mengecek kondisi rumah yang kumuh tersebut. Mulai dari ruangan tempat masak, tempat tidur, serta tempat bersih-bersih.
KDM coba mengajak Maman mengantarkan dirinya ke bagian tempat bersih-bersih. Di momen ini, ia langsung mengamuk kepada Petugas PU di Tasikmalaya.
"Bayangkan lho di sisi jalan besar, ada tempat buang air besar di sini. Bayangkan gimana sih," kesal KDM.
KDM kemudian melihat kondisi kamar mandi yang begitu kumuh. Ia menemukan sebuah sumur untuk keperluan Maman bersih-bersih.
Ia terkejut air dalam sumur tersebut sangat jernih. Namun, ia masih terkejut terdapat ruang MCK di mana kotorannya langsung dibuang di selokan jalan yang alirannya mengarah ke tanah kosong.
"Berarti buah air besar di sisi jalan provinsi Jawa Barat," lanjutnya.
Setelah meninjau kamar mandi rumah reyot itu, ia juga mengecek kondisi selokan di bagian luarnya, tepatnya di pinggir jalan provinsi di Tasikmalaya.
Ia terkejut melihat ada sekatan semen di selokan tersebut. Artinya, hal ini membuat air tidak mengalir bahkan kering kerontang.
Dedi Mulyadi langsung memperintahkan pihak PU yang mendampinginya. Ia meminta agar pemerintah daerah setempat segera membereskan bangunan-bangunan kumuh di sempadan jalan provinsi.
(hap)