news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ayah korban/santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati.
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Senin, 11 Mei 2026 - 03:22 WIB
Reporter:
Editor :

Tak hanya itu, bahkan ada pihak yang mendatanginya dan meminta laporan dicabut.

“Tahun 2024 saya membuat laporan, ada dari pihak kiai oknum mendatangi saya, suruh berhenti, suruh mencabut laporannya,” ungkapnya.

Aparat akhirnya berhasil menangkap Kiai Ashari di wilayah Purwantoro, Wonogiri. Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polresta Pati.
Sumber :
  • tangkapan layar instagram Rieke Diah Pitaloka

Namun ia menolak permintaan tersebut dan memilih tetap melanjutkan perjuangan mencari keadilan.

“Saya bilang, sampai kapan pun apa pun yang terjadi saya tidak akan mencabut laporannya,” tegasnya.

Menurut pengakuannya, setelah itu ia justru mendapat ucapan yang membuatnya semakin tertekan.

“Dia bilang, ‘nggak bakal bisa kamu ngurus masalah itu sampai tuntas’,” lanjutnya.

Kasus ini akhirnya mulai menemukan titik terang setelah polisi menetapkan Ashari sebagai tersangka dugaan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap puluhan santriwati.

Ashari sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat persembunyian di sejumlah daerah, mulai dari Kudus, Solo, Bogor hingga Jakarta. 

Setelah menjadi buronan, ia akhirnya ditangkap tim gabungan Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati pada Kamis, 7 Mei 2026, di wilayah Wonogiri, Jawa Tengah.

Polisi menyebut jumlah korban dalam kasus ini diduga mencapai puluhan santriwati. Saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus serta memeriksa sejumlah saksi tambahan. (gwn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral