- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo
Dengan Suara Bergetar, Ayah Korban Bongkar Awal Aksi Bejat Kiai Ashari Ketahuan: Disuruh Nemenin Tidur
"Di desa saya ada acara kegiatan desa, anak saya, saya suruh pulang untuk mengikuti acara kegiatan di desa, satu hari, terus dia kembali ke pondok, waktu kegiatan itu ada yang bilang, kalau anak saya itu melakukan ikut barisan upacara kegiatan desa itu disalahkan," tuturnya.
Akibat hal tersebut, pihak pesantren memutuskan untuk mengeluarkan anaknya.
"Akhirnya Pak Kiai, untuk anak saya nggak boleh di pondok lagi, itu (dikeluarkan)," ujarnya sambil suara bergetar.
Sesampainya di rumah, Pak Di kemudian menanyakan alasan sebenarnya kepada putrinya. Dari situlah terungkap dugaan kejadian yang selama ini dialami korban.
Putrinya, Tari, mengaku bahwa dirinya beberapa kali dipanggil oleh Kiai Ashari ke pesantren.
"Terus bilangnya kan, 'disuruh nemenin tidur aja kok gak mau,' Pak Kiai bilangnya gitu," ungkap Tari (nama samaran).
Mendengar hal tersebut, kedua orang tua korban pun meminta penjelasan lebih lanjut.
"Terus saya jelasin semua kejadian yang saya alami," ungkap Tari.
Tari juga menyampaikan bahwa dirinya mulai masuk pesantren sekitar tahun 2016–2017 saat berusia 14 tahun, setelah lulus sekolah dasar.
"Sekarang umur 20," tuturnya. (ind)