news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Josepha Alexandra Roxa Potifera, siswi SMAN 1 Pontianak (tengah) bersama murid dan guru SMAN 1 Pontianak yang menjadi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalbar.
Sumber :
  • Antara

Impian Josepha Alexandra Terungkap, Siswi Peserta Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Mau Jadi Diplomat

Pamannya mengungkap Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak, peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Kalbar bermimpi jadi diplomat.
Rabu, 13 Mei 2026 - 23:33 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Josepha Alexandra, siswi peserta Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) mencuri perhatian publik.

Keberanian Josepha Alexandra membuat publik kagum. Siswi SMAN 1 Pontianak itu mendapat pujian karena berani protes terhadap keputusan dewan juri Lomba Cerdas Cermat diinisiasi MPR RI ini.

Sikap kritis di ajang Cerdas Cermat itu membuat Josepha Alexandra ditawari beasiswa. Di balik itu, Ocha sapaan akrabnya telah mempunyai impian besar terhadap masa depannya.

Melalui unggahan akun Instagram @j_ipunk_w, pria yang mengaku sebagai paman Ocha, Raden Kesuma Ipunk Wijanarko mengungkapkan impian besar siswi peserta LCC itu.

"Bocah C2 yang pintar itu keponakan saya. Dia bercita-cita menjadi Diplomat," tulis Ipunk dikutip, Rabu (13/5/2026).

Rekam Jejak Josepha Alexandra Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR RI

Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah keputusan juri LCC 4 Pilar MPR RI
Sumber :
  • Instagram @jsphalxndra

Lebih lanjut, Ipunk menjelaskan, keponakannya sebagai sosok yang cerdas. Tak ayal, Ocha selalu menunjukkan konsistensinya untuk berkecimpung di bidang kompetisi tersebut.

Di ajang LCC, kata dia, Ocha sebenarnya pernah mengikuti kompetisi ini. Keponakannya bahkan sudah menjadi perwakilan untuk Provinsi Kalbar pada ajang Lomba Cerdas Cermat.

Pada 2026, Ocha mengikuti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi, tepatnya di Kalbar. Di tahun sebelumnya, siswi SMAN 1 Pontianak itu sudah menjadi peserta di tingkat nasional.

"Tahun lalu, dia ikut lomba serupa dan mewakili Kalbar di Tingkat Nasional di Gedung MPR/DPR," terangnya.

Adapun gelaran Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI 2025 resmi dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani di Gedung Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (17/11/2026).

Di tahun ini, Ocha menjadi peserta C2 dalam Regu C SMAN 1 Pontianak yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026). Ipunk tentu sangat menyayangkan keputusan diambil oleh dewan juri.

Ia optimis Ocha mampu mengharumkan nama sekolahnya. Akan tetapi, kemenangannya terpaksa pupus lantaran jawaban yang seharusnya benar namun disalahkan oleh dewan juri.

"Tahun ini kemenangannya direnggut juri yang ngantuk dan tak kompeten!," sentil dia.

Namun begitu, ia sangat senang banyak publik yang mendukung Ocha. Dukungan itu membawa keponakannya serta teman-temannya diundang ke Istana Negara.

"Tapi Tuhan berkehendak lain, hari ini mereka berangkat ke Istana Negara," ucapnya.

Dalam pertemuan itu, Ocha dan murid SMAN 1 Pontianak yang mengikuti LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalbar diundang ke Istana Wapres, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Ocha dan teman-temannya bertemu Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Ocha pun tak bisa menutupi kebahagiaannya setelah berbincang secara tertutup dan berlangsung sekitar satu jam.

Ocha mengungkapkan hasil pertemuan itu. Ia mengaku perbincangan dengan Gibran membuat ia dan teman-temannya didorong semangat untuk belajar dan semakin berprestasi.

"Ini menjadi suatu harapan dan semangat bagi kami untuk terus melangkah maju dan berkembang. Di dalam tadi kami diberi motivasi sama Pak Wapres untuk terus belajar dan berprestasi," ungkap Ocha.

Kronologi Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar

Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Sabtu (9/5/2026)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Sebelumnya, potongan cuplikan video siaran langsung ajang LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar viral di media sosial. Publik menyoroti saat sesi rebutan jawaban.

Melalui siaran langsung kanal YouTube MPRGOID, seorang MC LCC, Shindy Luthfiana membagikan pertanyaan, "DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?".

Ocha sebagai peserta dari Regu C2 mendapat kesempatan sebagai penjawab pertama. Ia pun menjelaskan aspek pemilih anggota BPK.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ucap Ocha.

Dewan juri selaku Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB justru menilai jawaban tersebut salah. Ia memutuskan pengurangan lima poin untuk Regu C.

Pertanyaan ini pun dijawab oleh Regu B dari SMAN 1 Sambas. Menariknya, perwakilan dari Regu B melontarkan jawaban yang serupa dan langsung dibenarkan oleh juri.

Ocha langsung protes kepada dewan juri. Namun, juri tetap berpegang teguh pada keputusannya.

Juri lainnya, Indri Wahyuni menyinggung artikulasi jawaban. Baginya, artikulasi sangat penting menentukan penambahan 10 poin.

Sontak, keputusan tersebut membuat dua juri dan satu MC dinonaktifkan. Melalui Sekretaris Jenderal (Setjen), MPR RI meminta maaf atas kelalaian ajang LCC tingkat Kalbar tersebut.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
01:00
01:47
01:13
06:09
01:54

Viral