- KOVO
Belum Juga Tanding di Liga Voli Korea 2026/27, Vanja Bukilic Sudah Tantang Megawati Hangestri Usai Resmi Berseragam Hyundai Hillstate
tvOnenews.com - Nama Vanja Bukilic kembali jadi sorotan jelang musim baru Liga Voli Korea 2026/2027. Bahkan sebelum kompetisi resmi dimulai, opposite hitter asal Serbia itu sudah melontarkan tantangan terbuka kepada Megawati Hangestri Pertiwi, mantan tandemnya di Red Sparks yang kini bertransformasi menjadi rival utama di lapangan.
Situasi ini langsung memancing perhatian pecinta voli Asia, terutama fans Indonesia dan Korea Selatan. Pasalnya, musim lalu Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic dikenal sebagai duet mematikan di Red Sparks.
Kini, peta persaingan berubah drastis setelah Megawati memilih bergabung dengan Hyundai Hillstate, sementara Bukilic tetap bertahan bersama Red Sparks asuhan Ko Hee-jin.
Dari sahabat seperjuangan menjadi lawan yang saling menjatuhkan, rivalitas keduanya diprediksi menjadi bumbu panas paling dinanti di Liga Voli Korea musim depan.
Vanja Bukilic Tebar Ancaman untuk Megawati Hangestri
Kehadiran Vanja Bukilic dalam skuad Timnas Serbia untuk Volleyball Nations League (VNL) 2026 menjadi sinyal kuat bahwa performanya sedang berada di level terbaik.
Dari total 30 pemain yang masuk daftar awal Serbia, Bukilic menjadi salah satu nama yang paling mendapat sorotan jelang kompetisi internasional tersebut.
- Red Sparks
Tim Serbia sendiri datang dengan kekuatan penuh. Selain Bukilic, mereka juga diperkuat opposite kelas dunia Tijana Boskovic serta setter senior legendaris Maja Ognjenovic.
Kombinasi pengalaman dan kekuatan generasi baru membuat Serbia disebut sebagai kandidat kuat juara VNL 2026.
Namun, perhatian publik Asia justru tertuju pada pernyataan Bukilic soal Megawati Hangestri. Menjelang musim baru Liga Voli Korea, pemain Serbia itu mengaku antusias bisa bertemu kembali dengan Mega, tetapi kali ini sebagai lawan.
“Akan menyenangkan bisa bertemu dengan Mega lagi, tetapi tentu saya akan tampil sebagai pemenang,” kata Bukilic, seperti dikutip dari The Joong Ang.
Ucapan tersebut langsung memanaskan atmosfer persaingan. Apalagi selama memperkuat Red Sparks, chemistry Megawati dan Bukilic dikenal sangat kuat. Keduanya beberapa kali menjadi penentu kemenangan tim lewat kombinasi serangan cepat dan agresif.
Rivalitas Red Sparks vs Hyundai Hillstate Makin Panas
Perpindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate membuat kekuatan Liga Voli Korea musim 2026/2027 berubah signifikan. Jika musim lalu Red Sparks identik dengan duet Mega-Bukilic, kini kedua pemain itu justru berdiri di kubu berbeda.
Megawati akan mengisi slot pemain asing Asia di Hyundai Hillstate. Klub tersebut juga mendatangkan Jordan Wilson asal Amerika Serikat sebagai pemain asing non-Asia.
Tak hanya itu, Hyundai Hillstate masih memiliki deretan pemain lokal berpengalaman seperti Kim Hee-jin dan Bae Yoo-na.
Di sisi lain, Red Sparks tetap mempertahankan Vanja Bukilic dan menduetkannya dengan Hui Zhong dari China. Klub ini juga masih diperkuat sejumlah pemain lama yang pernah bermain bersama Megawati, seperti Yeum Hye-seon, Park Eun-jin, Lee Ji-so, dan Park Hye-min.
Perubahan komposisi ini membuat duel Hyundai Hillstate melawan Red Sparks diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling panas musim depan.
- KOVO
Bukan sekadar perebutan poin klasemen, tetapi juga pertarungan gengsi antara mantan rekan setim.
Menariknya, pada musim 2023/2024 lalu, Megawati dan Bukilic sebenarnya sudah pernah saling berhadapan.
Saat itu Mega membela Red Sparks, sedangkan Bukilic bermain untuk Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass. Kini tensinya dipastikan lebih besar karena keduanya sama-sama menjadi pemain kunci di klub masing-masing.
Rivalitas Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic menghadirkan daya tarik tersendiri bagi Liga Voli Korea. Mega dikenal dengan spike keras dan kemampuan menyerang cepat yang membuatnya dijuluki “Megatron” oleh fans Korea.
Sementara Bukilic memiliki postur tinggi serta kekuatan serangan yang konsisten dari sisi opposite hitter.
Jika dibandingkan, Megawati lebih eksplosif dalam transisi serangan cepat, sedangkan Bukilic unggul dalam power dan variasi pukulan. Perbedaan gaya bermain inilah yang membuat duel keduanya diprediksi berlangsung sengit sepanjang musim.
Selain faktor teknis, drama emosional dari hubungan mantan tandem yang kini menjadi rival juga menjadi magnet besar.
Fans Red Sparks dan Hyundai Hillstate dipastikan akan terus membandingkan kontribusi keduanya di setiap pertandingan.
Belum juga musim dimulai, persaingan Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic sudah sukses memanaskan atmosfer Liga Voli Korea 2026/2027.
Dari rekan seperjuangan menjadi lawan utama, duel keduanya kini berubah menjadi tontonan yang paling dinanti pecinta voli Asia. (udn)