- Instagram/@s_tjo
Tak hanya Kagum dengan Keramahan Warga Lombok, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beli Kain Batik Khas Pulau Seribu Masjid
Lombok, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membeli kain batik dan tenun khas Lombok. Momen ini terjadi saat menghadiri ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Sherly Tjoanda hadir lantaran acara ini untuk regional Nusa Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara. Adapun ajang ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Merumatta Senggigi, Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Selasa (19/5/2026) malam.
Raut wajah kebahagiaan Sherly Tjoanda terpancar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut mendapat dua penghargaan khusus untuk kategori penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.
Sherly Tjoanda mengapresiasi langkah proaktif beberapa Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi Malut. Kinerja mereka membawa Malut mencetak penghargaan.
"Terima kasih atas Kinerja baiknya Kab Halmahera Tengah, Halmahera Utara, Morotai dan Kota Ternate serta Tim Pemprov Malut dalam Penanggulangan kemiskinan dan Penurunan Stunting," tulis Sherly Tjoanda dalam Instagram pribadinya, Kamis (21/5/2026).
Sherly Tjoanda juga berterima kasih kepada Pemda di bawah kepemimpinan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman. Penghargaan yang didapatkan tak lepas dari keberhasilan menekan angka pengangguran di Kota Tidore Kepulauan.
"Serta Apreasisi kepada kab Halmahera Selatan dalam prestasi di kategory Creative Financing. Semoga kinerja baik ini semakin ditingkatkan," tambahnya.
Sherly Tjoanda Beli Kain Batik Khas Lombok
- Instagram/@s_tjo
Di sela-sela kegiatan yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan Menteri PKP Maruarar Sirait, Sherly Tjoanda tertangkap kamera meluangkan waktu untuk melakukan hal lain.
Dalam rekaman yang diunggah melalui video short YouTube pribadinya, Sherly Tjoanda sedang berbelanja kain batik atau tenun khas Lombok. Kain khas Pulau Seribu Masjid tersebut sudah tertata rapi di atas stan.
Kain batik memang sengaja disiapkan di area lokasi gelaran dari Kemendagri. Tujuannya untuk memperkenalkan bahwa Lombok juga memiliki ciri khas dari aspek kain batik maupun kain tenun.
Di momen ini, Sherly Tjoanda tidak hanya didampingi oleh asisten pribadinya. Gubernur Malut juga ditemani oleh Sinta Agathia Soedjoko, istri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Tak hanya Sinta, Sherly ditemani oleh Ayu Indra Rukmana Zaini, istri Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.
Sherly mulanya coba mengelilingi sambil melihat berbagai produk UMKM di area depan aula hotel tersebut. Di tengah-tengah itu, ia melihat kain batik berwarna kuning.
Penyebab kain batik tersebut memikat perhatiannya karena memiliki corak yang mempunyai beberapa motif. Ia pun bertanya kepada Ayu Indra mengenai sistem penjualan kain itu.
"Dijual satu set atau terpisah?," tanya Sherly Tjoanda sambil melihat motif kain batik berwarna kuning tersebut.
Sherly menilai kain tersebut cocok digunakan olehnya. Istri mendiang Benny Laos itu pun memutuskan untuk membelinya.
Kekaguman Sherly Tjoanda terhadap Warga Lombok
Selain hadir di acara penganugerahan tersebut, Sherly juga mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri PKP, Maruarar Sirait.
Saat itu, mereka meninjau usulan Bedah Rumah BSPS dan Peluncuran BSPS se-NTB, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.
Menariknya, Sherly Tjoanda sudah menarik perhatian warga di Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, NTB. Hal itu terjadi sebelum ia mendampingi Mendagri dan Menteri PKP.
Wanita berusia 43 tahun ini langsung dikerumuni warga. Tidak hanya ibu-ibu, banyak bapak-bapak hingga anak muda mengajak berswafoto dengannya.
Sherly menyempatkan diri menerima ajakan tersebut. Ia pun selfie bersama menggunakan ponsel warga sekitar.
Momen ini membuat Sherly terkesan. Kehadirannya bisa memberikan kebahagiaan bagi warga Lombok.
"Masyarakatnya sangat ramah, senang berada di sini. Ini pertama kali saya datang ke sini," kata Sherly.
Keramahan dari warga membuat Sherly antusias melihat pesona keindahan alam bawah laut di Lombok. Saat ditanya awak media terkait hobinya, ia berencana akan kembali ke Lombok untuk diving di kawasan Gili Trawangan.
Untuk kali ini belum, namun nanti saya akan balik menyelam di Gili," tukasnya.
(hap)