- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71
Awalnya Marah, Ibu PKL Cianjur Akhirnya Menangis Setelah Dedi Mulyadi Minta Maaf: Tugas Pemimpin Bukan Nyusahin
Dedi Mulyadi juga menegaskan bahwa model penertiban disertai kompensasi seperti ini harus menjadi standar ke depan, agar tidak ada lagi penertiban yang dilakukan tanpa penggantian layak bagi warga terdampak.
Ia menutup pernyataannya dengan kalimat yang tegas sekaligus sederhana.
"Pokoknya tugas pemimpin bukan nyusahin," tutup Dedi Mulyadi.
Di tengah suasana yang mulai mencair, sebuah momen tak terduga terjadi. Tanpa aba-aba, seorang nenek menarik tangan Dedi Mulyadi dan langsung menciumnya sebagai ungkapan terima kasih yang spontan dan tulus dari warga yang merasa diperhatikan.
Dedi Mulyadi pun mengunggah momen tersebut di Instagram pribadinya pada 28 Mei 2026, dengan keterangan yang khas.
"Lagi-lagi kena cium nenek-nenek. Nasib kok gini amat, Ya Allah," tulis Dedi Mulyadi.
Sebuah unggahan ringan yang justru merangkum keseluruhan hari itu dengan sempurna: penertiban yang tegas, pendekatan yang manusiawi, dan kedekatan yang tulus antara seorang pemimpin dan warganya.
(anf)