news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu.
Sumber :
  • YouTube Just Ruben

Bukan Masalah Psikologis, Ini Alasan Ruben Onsu Perjuangkan Hak Asuh Anak

Minola Sebayang, Kuasa hukum Ruben Onsu ungkap alasan utama perjuangkan hak asuh anak, bukan soal psikologis melainkan hak pertemuan dan dugaan eksploitasi.
Senin, 22 Juni 2026 - 05:02 WIB
Reporter:
Editor :

"Jadi kalau misalnya kemudian Ruben meminta anak itu untuk diajak pergi, pasti akan terjadi perdebatan. Perdebatan yang membuat anak ini menjadi rebutan juga enggak baik buat kejiwaan anak-anak ini. Itulah makanya kita tidak melakukan hal seperti itu. Ruben tidak melakukan hal seperti itu," tegasnya.

Minola memahami bahwa secara pandangan masyarakat, langkah praktis seperti langsung menjemput anak mungkin terlihat lebih mudah. Namun ia menegaskan bahwa fokus utama tim kuasa hukum adalah memastikan anak-anak bisa berkumpul kembali dengan ayahnya sesuai kesepakatan yang berlaku.

"Tapi kalau masyarakat pasti secara praktis, kenapa enggak diambil aja? Karena ini bicara masalah anak, anaknya kasihan, wajahnya enggak happy di lingkungan ketika orang tuanya live, misalnya. Oh, ini perlu dicek nih anaknya. Masukan-masukan ini bagus, tetapi yang paling fokus utama kita adalah bagaimana agar anak-anak ini bisa berkumpul bersama dengan ayahnya sesuai dengan apa yang seharusnya terjadi," paparnya.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan psikologis baru akan menjadi langkah lanjutan apabila dalam pertemuan nanti ditemukan tanda-tanda anak mengalami tekanan atau ketakutan yang tidak wajar.

"Dan yang kedua, kalau memang nanti dalam pertemuan itu, dalam berkumpul itu, dilihat ada sesuatu yang membuat anak ini tidak lagi seperti apa yang seharusnya, ada tertekan, ada ketakutan, ada hal-hal yang dianggap aneh. Barulah mungkin perlu pendalaman lebih jauh tentang memeriksa psikologisnya," jelas Minola.

Minola juga menegaskan agar masyarakat tidak gegabah menganggap anak-anak Ruben Onsu mengalami gangguan psikologis tanpa dasar yang jelas.

"Tapi jangan, jangan serta-merta kita memperlakukan anak ini seperti ada masalah. Jangan serta-merta kita membuat anak-anak ini seperti ada gangguan. Anak-anak ini enggak ada gangguan," tegasnya.

Sebagai penutup, Minola menjelaskan bahwa perilaku anak-anak yang terlihat berbeda sering kali hanya merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan sekitar mereka, bukan tanda gangguan psikologis.

"Namanya anak-anak itu kadang-kadang akan mengikuti lingkungannya. Suka meniru lingkungan di mana dia berada. Itu menjadi suatu karakter dari anak-anak. Saya kira seperti itulah jawaban kami terkait dengan masalah psikologi anak tadi," pungkasnya.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral