- ANTARA/Mario Sofia Nasution/am
Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan
"Kami berharap akan ada atlet-atlet muda yang berasal dari Jakarta Utara," katanya.
Pada penyelenggaraan edisi kedua, sekitar 130 petinju dari berbagai kategori usia dan kelas berat ambil bagian. Erick berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang menjadi kompetisi yang lebih besar di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Turnamen tersebut juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara juga menggelar berbagai kegiatan sosial seperti turnamen e-sport, bakti kesehatan, dan bakti sosial sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Anak Jalanan hingga Eks Pelaku Tawuran Kini Bertanding di Atas Ring
Ketua Forum Penjaringan Bersatu sekaligus Ketua Panitia Penjaringan Boxing Showcase, Nurjaman, menjelaskan bahwa gagasan menggelar turnamen tinju lahir dari keprihatinan terhadap maraknya tawuran yang melibatkan anak jalanan.
"Kami mengadakan karena awalnya background-nya dari anak-anak jalanan, anak tawuran. Kami rasa tawuran itu tidak baik, akhirnya kita buat pertandingan tinju," ujarnya.
Ia mengatakan sebagian peserta merupakan mantan pelaku tawuran, bahkan ada yang sebelumnya tergabung dalam kelompok gangster.
Namun, suasana yang tercipta di atas ring justru berbeda dengan konflik di jalanan. Setelah pertandingan usai, para peserta saling berjabat tangan sebagai bentuk sportivitas dan perdamaian.
"Setelah pertandingan mereka berdamai, buat contoh. Peserta juga dapat sertifikat," katanya.
Nurjaman menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa banyak anak muda sebenarnya memiliki potensi besar apabila diberi ruang kegiatan yang positif. Ia berharap pemerintah dapat menyediakan sasana tinju atau tempat latihan resmi agar pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Selain pertandingan, panitia juga menyediakan layanan kesehatan bagi seluruh petinju guna memastikan keamanan peserta selama kompetisi berlangsung.
Olahraga Dinilai Efektif Mengalihkan Remaja dari Kekerasan
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan remaja dalam kegiatan olahraga dapat membantu mengurangi risiko perilaku menyimpang apabila dibarengi dengan pembinaan karakter dan pendampingan yang berkelanjutan.
Program seperti **Fight for Peace** di Inggris dan Brasil menjadi salah satu contoh bagaimana olahraga tinju dimanfaatkan untuk membangun disiplin, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengurangi keterlibatan anak muda dalam kekerasan jalanan.