news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pesan Menyentuh Dokter Gia soal Kasus Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • Instagram/@yurizaltrich/@giapratamamd

Pesan Menyentuh Dokter Gia soal Kasus Yurizal Tri Chaerawan: Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Unggahan Dokter Gia Pratama soal kasus Yurizal Tri Chaerawan viral di media sosial. Pesannya kepada dokter dan nakes tentang empati serta profesionalisme.
Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:17 WIB
Reporter:
Editor :

"Karena selelah-lelahnya menjadi tenaga kesehatan, percayalah, masih lebih melelahkan menjadi pasien. Sakit itu tidak enak."

Kalimat tersebut kemudian banyak dibagikan ulang oleh warganet dan menuai ribuan respons positif. Banyak yang menilai pesan itu mampu menggambarkan pentingnya menghadirkan empati dalam setiap pelayanan kesehatan.

Pernyataan dr. Gia muncul setelah publik dihebohkan oleh kisah Yurizal Tri Chaerawan.

Pada 22 Juli 2026, Yurizal mengunggah pengalamannya melalui Threads. Ia mengaku telah menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan kamar rawat inap di rumah sakit.

Dalam unggahannya, Yurizal menulis:

"8 jam belum dapat ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS."

Yurizal juga memilih tidak menyebutkan nama rumah sakit tempat dirinya menjalani perawatan.

Unggahan tersebut awalnya memicu diskusi mengenai antrean layanan rumah sakit. Namun, situasi berubah ketika sejumlah akun yang dikaitkan dengan tenaga kesehatan memberikan komentar bernada sinis.

Beberapa komentar bahkan dianggap tidak mencerminkan empati terhadap pasien yang sedang membutuhkan pertolongan medis.

Beberapa hari setelah unggahan tersebut viral, keluarga mengabarkan bahwa Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.

Kabar duka itu membuat komentar-komentar yang sebelumnya beredar kembali menjadi sorotan publik.

Sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang sempat memberikan komentar kontroversial akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Mereka mengakui bahwa ucapan yang disampaikan tidak mencerminkan empati maupun etika profesi.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyatakan bahwa meninggalnya Yurizal berkaitan dengan lamanya menunggu kamar rawat inap ataupun komentar di media sosial.

Yang telah terkonfirmasi adalah Yurizal memang sempat mengeluhkan antrean ruang rawat sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kasus ini memicu diskusi yang lebih luas mengenai pentingnya etika komunikasi tenaga kesehatan.

(tsy)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:14
02:20
02:18
05:03
02:41
01:41

Viral