- X @LambeSahamjja
RSUP Sardjito Tak Diam, Bantah Dokter Diduga Komentar Nirempati ke Yurizal Pasien BPJS sebagai Pegawainya
"Dengan adanya upload-an seperti ini kami ya cukup kaget. Namun demikian kami tidak bisa menjustifikasi seperti apa kondisi itu sehingga kita akan melakukan klarifikasi bersama terlebih dahulu, supaya ini lebih obyektif," tegasnya.
Sebelumnya, almarhum Yurizal mengunggah sebuah utas pada 22 Juli 2026. Ia menceritakan pengalaman pahitnya sebelum dikabarkan meninggal dunia.
Yurizal menyebut dirinya telah lama mengantre sekitar kurang lebih delapan jam. Akan tetapi, ia sama sekali belum mendapatkan ruang rawat inap.
"8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya, soalnya gue pakai BPJS," tulis Yurizal Tri Chaerawan melalui akun Threads @yurizaltrich.
Curhatan itu langsung mengundang ribuan komentar. Salah satu cuitan memicu gelombang amarah publik datang dari akun @erudarahaadini. dr Elda mempertanyakan kapasitas berpikir Yurizal.
"PP-nya kaya orang have, tetapi aslinya haven't kah? Haven't some brain cells," kata dr Elda.
Publik pun kembali menyoroti cuitan lamanya pada 2025. Mereka menganggap tidak seharusnya dr Elda berkomentar nirempati karena tidak sesuai dengan unggahan terkait tentang kezaliman.
(hap)