- Instagram/@kaindukpjrcikampek
Viral Mobil Pikap Melebihi Muatan Nyaman di Lajur Cepat Tol Japek, Sopir Diminta SIM Langsung Ngamuk-ngamuk
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang aksi sopir mobil angkutan barang atau pikap diduga mengamuk viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi saat ditilang oleh petugas dari pihak kepolisian di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Sopir mobil pikap tersebut tampak mengamuk, berteriak hingga mengejek petugas kepolisian yang bertugas di Tol Jakarta-Cikampek. Ia sampai menyebut "kamu mau uang rokok ya?".
Video viral menunjukkan momen ketegangan antara sopir mobil pikap dan petugas dibagikan melalui akun Instagram Kepala Induk Patroli Jalan Raya (KA Induk PJR) Cikampek pada Jumat (18/9/2026).
Dalam video viral tersebut, mulanya Induk PJR Cikampek menunjukkan potongan gambar rekaman CCTV Tol Jakarta-Cikampek KM 21 pada Kamis, 17 September 2026, pukul 14.29 WIB. Sebuah mobil pikap yang membawa muatan berlebih atau overload terlihat berada di lajur cepat.
- Instagram/@kaindukpjrcikampek
Mobil bak tersebut dalam kondisi terbuka. Petugas memberikan tanda lingkaran merah lantaran sopir terlihat nyaman memilih di lajur kanan.
Petugas kepolisian yang berjaga tak segan untuk langsung melakukan pemeriksaan. Petugas pun menghentikan mobil bak itu guna memproses penilangan.
"Selamat siang mohon izin, kendaraan muatan overload di lajur cepat," ujar petugas kepolisian.
Reaksi Sopir Mobil Pikap yang Viral
Sopir mobil pikap justru langsung mengejutkan petugas. Ia justru menunjukkan sikap tidak koperatif dan merekam polisi yang ingin melakukan penilangan.
"Lho, muatan seperti ini, Pak. Dia pilih lajur cepat. Nah, sopir enggak koperatif," ucap petugas.
Petugas pun mendesak sang sopir agar memberikan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang aktif. Hal ini bertujuan untuk proses penilangan.
"Ini SIM ada. Ya sudah keluarkan ya," desak petugas.
Situasi semakin memanas saat sang sopir menunjukkan sikap tidak terimanya. Petugas menjelaskan bahwa, mobil pikap yang dikendarai tersebut tidak boleh berada di Jalur 4 secara terus-menerus.
Petugas meminta STNK kendaraan pikap tersebut. Petugas juga mempertanyakan identitas sopir mobil bak itu yang ternyata bernama Andri.
Petugas kepolisian pun menulis kertas tilang tersebut. Andri sempat melakukan perlawanan agar hal itu tidak dilakukan oleh petugas.