news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Puasa.
Sumber :
  • envato element

Kapan Puasa Asyura? Ini Jadwal, Niat dan Sejarahnya

Tanggal 1 Muharram 1445 H jatuh pada Rabu (19/7/2023), artinya puasa asyura bertepatan dengan hari Jumat (28//7/2023). Ini niat dan sejarah dari puasa asyura
Selasa, 25 Juli 2023 - 04:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pada bulan Muharram ada amalan yang sangat dianjurkan, yakni puasa Asyura yang jatuh setiap tanggal 10.

Tanggal 1 Muharram 1445 hijriah jatuh pada Rabu (19/7/2023), itu artinya puasa asyura bertepatan dengan hari Jumat (28//7/2023).

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Baca; Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati asyura lillahi ta‘ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT."


Ilustrasi Orang yang sedang Berdoa (pexels)

Sementara untuk tata cara puasa asyura adalah sama dengan tata puasa pada umumnya yakni sahur, niat dan menahan diri hingga adzan Maghrib.

Sejarah Puasa Asyura

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa puasa asyura adalah satu amalan yang sangat dianjurkan di bulan Muharram.

“Disunahkan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sendiri melakukannya,” kata Syekh Ali Jaber, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews dari kanal YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber pada Selasa (25/7/2023).

Syekh Ali Jaber kemudian menceritakan tentang alasan kenapa Nabi Muhammad menganjurkan puasa asyura.

“Ketika Rasulullah SAW berhijrah ke Madinah Rasulullah SAW melihat orang Yahudi berpuasa,” kata Syekh Ali Jaber.

Kemudian, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya kepada orang Yahudi itu.

“Apa ini kok kalian puasa? kata orang Yahudi hari yang mulia dan agung karena Allah SWT menyelamatkan nabi Musa dan Bani Israil dari pasukan Firaun,” ujar Syekh Ali Jaber saat menjelaskan awal mula puasa asyura.

Sebagaimana diketahui, dalam kisah Nabi Musa, pasukan Firaun telah Allah tenggelamkan dalam air laut ketika mengejar Nabi Musa dan Bani Israil.

Makanya orang Yahudi memanjatkan syukur atas keselamatan Nabi Musa itu dengan berpuasa.


Ilustrasi Bulan Muharram (freepik/desEYEns)

“Kata Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, kami lebih pantas lebih layak untuk mengagungkan dan memperhatikan Nabi Musa,” kata Syekh Ali Jaber menceritakan apa yang dikatakan oleh Nabi Muhammad kepada orang Yahudi itu.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral