news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Baca Surah Al Kahfi di Malam Jumat Memiliki Keutamaan yang Sangat Luar Biasa, Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Khalid Basalamah Official

Baca Surah Al Kahfi di Malam Jumat Memiliki Keutamaan yang Sangat Luar Biasa, Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Mengapa dari sekian banyak surah dalam Al-Qur’an, Al Kahfi yang memiliki keistimewaan untuk dibaca di malam Jumat? Berikut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah.
Jumat, 8 Desember 2023 - 00:05 WIB
Reporter:
Editor :

Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad).

Hal tersebut diperkuat dengan hadits sahih yang diriwayatkan Imam Ad Daruquthni dan Imam Baihaqi.

مَن قَرَأَ سورةَ الكَهفِ يومَ الجُمُعةِ أضاءَ له من النورِ ما بَينَ الجُمُعتينِ

“Man qara-a suratal-kahfi fil-yaumil-jumati adhaa-a lahu minannuri maa bainal-jum’ataini.”

Artinya, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah menyinarinya dengan cahaya selama antara dua Jumat.”

Keutamaan Lain dari Membaca Surah Al Kahfi


Baca Surah Al Kahfi di Malam Jumat Memiliki Keutamaan yang Sangat Luar Biasa, Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah (istockphoto)

Adapun keutamaan dari membaca Surah Al Kahfi, antara lain:

Terhindar dari Fitnah

Dajjal adalah makhluk yang akan datang saat hari kiamat dan tugasnya menghasut manusia agar menjadi pengikutnya.

Fitnah dajjal sangatlah berbahaya. Oleh karena itu, membaca Surah Al Kahfi sangat dianjurkan karena dapat menghindari kita dari fitnah dajjal.

Hal ini tercantum dalam hadits berikut ini.

Dari Abu Darda, Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut ini yaitu:

من قرأ العشر الأواخر من سورة الكهف عُصم من فتنة الدجال

“Barangsiapa membaca sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” (HR Ibnu Hibban).

Selain itu, di dalam kitab Al-Mukhtarah karya Al-Hafiz Ad-Diyaul Maqdisi disebutkan dari Abdullah ibnu Mus’ab, dari Manzur ibnu Zaid ibnu Khalid Al-Juhani, dari Ali ibnul Husain, dari ayahnya, dari Ali secara marfu’, yaitu:

” مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَهُوَ مَعْصُومٌ إِلَى ثَمَانِيَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ فِتْنَةٍ، وَإِنْ خَرَجَ الدَّجَّالُ عُصِمَ مِنْهُ “

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral