News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Khalid Basalamah Dipanggil KPK, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Pendakwah Khalid Zeed Abdullah Basalamah dipanggil KPK terkait korupsi kuota haji. Pemilik biro perjalanan haji PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour ini, diperiksa sebagai saksi.
Kamis, 23 April 2026 - 13:31 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube/khalidbasalamah

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Khalid Zeed Abdullah Basalamah dipanggil KPK terkait korupsi kuota haji.

Pemilik biro perjalanan haji PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour ini, diperiksa sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkap langsung oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

“Benar, hari ini penyidik menjadwalkan saudara KB selaku salah satu pihak PIHK (penyelenggara ibadah haji khusus),” ujarnya. 

Budi menjelaskan Khalid Basalamah dipanggil KPK untuk didalami masalah jual beli atau pengisian kuota ibadah haji khusus yang berasal dari pembagian kuota haji tambahan.

“Kami meyakini tentu saksi akan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik, dan nantinya memberikan keterangan yang dibutuhkan,” katanya.

Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK memulai penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun 2023-2024.

Pada 9 Januari 2026, KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex sebagai tersangka.

Sementara itu, Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro penyelenggara haji Maktour tidak ditetapkan sebagai tersangka, meski sempat dicekal ke luar negeri.

KPK kemudian menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada 27 Februari 2026 yang menyebutkan kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut mencapai Rp622 miliar.

Selanjutnya, pada 12 Maret 2026, KPK menahan Yaqut di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK, disusul penahanan Ishfah pada 17 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK sempat mengalihkan status penahanan Yaqut menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026 atas permohonan keluarga, namun kembali menahannya di Rutan KPK pada 24 Maret 2026.

Pada 30 Maret 2026, KPK menetapkan dua tersangka baru, yakni Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba. (ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Bagian dari Mecca Route, Bandara Juanda Siapkan Layanan Fast Track untuk Jemaah

Jadi Bagian dari Mecca Route, Bandara Juanda Siapkan Layanan Fast Track untuk Jemaah

Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, menyediakan layanan Mecca Route untuk mempermudah proses pemeriksaan dokumen perjalanan calon jemaah haji oleh otoritas Arab Saudi pada musim haji 2026.
KPK Hibahkan Dua Unit Apartemen Senilai Rp3,5 Miliar ke Lemhanas

KPK Hibahkan Dua Unit Apartemen Senilai Rp3,5 Miliar ke Lemhanas

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Ace Hasan Syadzily akan memanfaatkan dua unit apartemen yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sidak Stok Beras di Palembang, Wamentan: Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sidak Stok Beras di Palembang, Wamentan: Tembus 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut stok beras Indonesia saat ini tembus 5 juta ton berdasarkan penghitungan terakhir 23 April 2026.
Jelang MotoGP Spanyol 2026, Fabio Di Giannantonio Ungkap Hal Penting yang perlu Ditingkatkan Ducati

Jelang MotoGP Spanyol 2026, Fabio Di Giannantonio Ungkap Hal Penting yang perlu Ditingkatkan Ducati

Pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio, memanfaatkan jeda April untuk membenahi aspek teknis penting Ducati.
KPK Bongkar Dugaan “Pemodal Politik” di Kasus Bupati Ponorogo, Picu Rantai Korupsi Proyek Daerah

KPK Bongkar Dugaan “Pemodal Politik” di Kasus Bupati Ponorogo, Picu Rantai Korupsi Proyek Daerah

KPK ungkap dugaan pemodal politik di kasus Bupati Ponorogo yang picu korupsi proyek, suap miliaran rupiah terkuak.
Perbedaan Mencolok Lionel Messi dengan Lamine Yamal Terungkap

Perbedaan Mencolok Lionel Messi dengan Lamine Yamal Terungkap

Lionel Messi dan Lamine Yamal kerap dibandingkan. Namun, apa perbedaan yang terlihat dari mereka?

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal Siaran Langsung Grand Final Proliga 2026: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Cs Demi Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara

Jadwal siaran langsung grand final Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan akan kembali berjuang untuk terakhir kalinya demi bawa Jakarta Pertamina Enduro pertahankan gelar juara.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Selengkapnya

Viral