- ANTARA FOTO
Viral Lebaran Duluan, Apa Itu Jamaah Aolia di Gunung Kidul? Ternyata Sudah Berdiri sejak 1983 dan Menganut Aliran...
Jakarta, tvonenews.com - Belakangan masyarakat dihebohkan dengan Jamaah Aolia di Gunung Kidul yang merayakan Hari Raya Idul Fitri lebih dulu yakni 5 April 2024.
Sementara itu, berbeda dengan Jamaah Aolia, Idul Fitri 1445 Hijriah versi pemerintah diperkirakan dilaksanakan pada 10 April atau 11 April 2024 tergantung hasil Sidang Isbat nanti.
Meskipun demikian, saat pelaksanaan shalat Idul Fitri, pelaksanaannya oleh Jamaah Masjid Aolia dijaga oleh kepolisian setempat.
Diketahui juga, Jamaah Masjid Aolia melaksanakan puasa Ramadhan pada Kamis, 7 Maret 2024 lalu. Waktu ini juga mendahului beberapa hari dari ketetapan pemerintah.
Lantas, sebenarnya apa itu Jamaah Aolia? Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta kelompok agama yang sedang viral tersebut.
1. Dipimpin Mbah Benu
(Pemimpin Jamaah Aolia, Mbah Benu. Sumber: Istimewa)
Pria bernama panjang Kiai Haji Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranolo ini adalah pemimpin Jamaah Aolia.
Pria berusia 80-an tahun ini mengungkapkan dirinya melakukan kontak batin dengan Allah SWT dan mendapatkan keterangan bahwa Idul Fitri dilaksanakan pada 5 April 2024.
Para jamaah sangat mempercayai keputusan Mbah Benu dalam setiap aktivitasnya.
Mbah Benu disebut oleh para jamaahnya sebagai mursyid atau guru.
2. Mbah Benu Dipercaya Miliki Kemampuan Ilmu Laduni
Ilmu Laduni adalah pengetahuan yang langsung diberikan dari Allah SWT. Mbah Benu diyakini bisa mendapatkan pencerahan langsung seperti ini.
Ilmu ini berasal dari pengalaman spiritual secara pribadi bagi orang yang menjalankannya.
3. Didirikan Tahun 1983
Berdasarkan informasi yang beredar, Jamaah Aolia didirikan di Gunung Kidul pada tahun 1983.
Hingga saat ini, ajaran Jamaah Aolia sudah tersebar di sekitar DIY dan Jawa Tengah.
4. Menganut Ajaran Ini
Jamaah Aolia disebut menganut aliran ahlussunnah wal jamaah.
Secara umum, arti alhussunnah wal jamaah adalah memahami aqidah Islam berpedoman pada sunnah Nabi Muhammad SAW serta para sahabat.
5. Sudah Laksanakan Tarawih Lebih Dulu
Ternyata, Jamaah Aolia memang laksanakan shalat tarawih lebih dulu dibandingkan mayoritas masyarakat Indonesia.
Dikatakan, jamaah ini telah mulai menjalani Ramadhan pada 7 Maret 2024. Sementara, berdasarkan keputusan pemerintah Bulan Puasa dimulai 12 Maret 2024 lalu.