- Instagram - Cyrus Margono
Kalah Start dengan Emil Audero, Kiper Muslim Naturalisasi Keturunan Amerika ini Justru Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia, Kenapa?
Kasus peralihan kewarganegaraannya mirip dengan pengalaman Elkan Baggott, lantaran ia tidak menjalani proses naturalisasi.
Meski begitu, keputusannya untuk menjadi WNI bukan atas rekomendasi dari pelatih Timnas Indonesia yang saat itu berada di era kepelatihan Shin Tae-yong.
Walaupun Cyrus Margono sudah memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia, namun ia sama sekali belum pernah menerima panggilan.
Tapi, Cyrus pernah mengungkapkan alasannya melepas kewarganegaraan Amerika Serikat, salah satunya untuk bisa bermain bersama Timnas Indonesia.
“Tentu karena Ayah saja seorang warga negara Indonesia, dan dulu saya sering ke sini. Sehingga, saya hanya ingin mendapatkan kesempatan menjaga serta bermain untuk negara saya, ungkap Cyrus Margono setelah pengambilan sumpah WNI, Kamis (21/3/2024).
- Instagram - KF Dukagjini
Alasan Cyrus Margono Belum Dipanggil Timnas Indonesia
Terdapat tiga alasan yang membuat Cyrus Margono belum dipanggil Pelatih Patrick Kluivert untuk bermain bersama Timnas Indonesia.
Kualitas Belum Terbukti
Kini Cyrus Margono bergabung dengan KF Dukagjini di Liga Kosovo setelah kurang lebih setengah tahun menganggur atau tak memiliki klub.
Sejauh ini, Cyrus sudah bermain sebanyak tiga pertandingan untuk KF Dukagjini dari semua pertandingan. Ia masih perlu membuktikan diri lebih keras agar dapat dilirik ke Timnas Indonesia.
Tidak Masuk Rencana PSSI dan Shin Tae-yong
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga pernah mengatakan Cyrus Margono tidak masuk rencana naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Berbeda dengan pemain Timnas Indonesia lainnya, proses naturalisasi Cyrus Margono tidak melibatkan PSSI.
Bahkan, sejak Shin Tae-yong masih menjadi pelatih Timnas Indonesia, tidak pernah merekomendasikan Cyrus.
Persaingan Ketat
Hingga kini, Maarten Paes masih menjadi kiper utama Timnas Indonesia, ditambah Emil Audero yang baru saja dinaturalisasi.
Cyrus Margono harus bersaing dengan kiper-kiper lain yang sudah menjadi pilihan utama di klubnya. (kmr)