news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi sedekah uang setelah mendapat rezeki.
Sumber :
  • Pixabay/IqbalStock

Sedekah setelah Dapat Rezeki Nomplok tapi Masih Belum Melunasi Utang, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Orang yang baru mendapatkan banyak rezeki ingin sedekah adalah tujuan mulia. Namun hukum sedekah menjadi haram jika belum melunasi utang setelah jatuh tempo.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:14 WIB
Reporter:
Editor :

Pendakwah bernama asli KH Yahya Zainul Ma'arif ini mengatakan, hukum sedekah masih sah saat seseorang telah mengatur keuangannya. Hal ini berlaku setelah membentuk perencanaan pembayaran secara rutin.

"Ada sumber untuk bayar resmi, lalu Anda bersedekah sah, mau bangun masjid dan pahalanya tidak berkurang. Karena belum jatuh tempo dan Anda punya gambaran untuk membayarnya," bebernya.

Sebaliknya, sedekah tidak diperbolehkan saat belum memiliki gambaran bagaimana cara membayar utang yang belum jatuh tempo. Langkah tersebut sama saja menyiksa diri sendiri.

Merujuk dari kitab Fathur Rahman, hal. 464, Imam Syihabuddin al-Ramli menyampaikan larangan melakukan sedekah. Apalagi bersedekah menggunakan harta untuk membayar utang. Begini bunyinya:

"Demikian pula haram bersedekah dengan harta yang diperlukan guna membayar utang, sementara tanpa harta tersebut tidak ada harapan untuk melunasinya. Sebab baik nafkah maupun utang adalah kewajiban yang tidak boleh dikorbankan demi amalan sunnah."

Dilansir dari kitab Fathul Mu'in, hal. 258, tentang karya fikih Mazhab Imam Syafi'i karya Syekh Zainuddin al-Malibari, keterangan larangan bersedekah menggunakan harta membayar utang adalah haram.

"Tidak disunahkan bersedekah dengan harta yang dibutuhkan, bahkan haram hukumnya bila harta itu diperlukan untuk melunasi utang, baik utang yang sudah ada maupun yang akan datang, meskipun belum ditagih. Selama tidak ada dugaan kuat bahwa ia dapat melunasi dari sumber harta lain yang jelas, maka mendahulukan utang lebih wajib daripada sedekah."

Imam Syihabuddin al-Ramli menerangkan, kebolehan sedekah sebelum melunasi utang jika memiliki harta lain. Artinya, masih ada uang untuk membayar utang dan berbagi rezeki lewat sedekah.

"Apabila masih ada harapan melunasi utang dari harta lain yang nyata, maka bersedekah tetap diperbolehkan meski utang belum terbayar."

Sedekah Jadi Haram setelah Utang Lewat Jatuh Tempo

Ilustrasi Sedekah
Sumber :
  • Istimewa

Mengacu dari kitab Mughni al-Muhtaj, juz 4, hal. 197, Syekh Khatib al-Syarbini menuturkan, hukum sedekah menjadi haram setelah utang melewati jatuh tempo. Maksudnya, utang harus dibayar karena batas waktu akhirnya telah habis.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral