news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi mandi junub.
Sumber :
  • Pexels/www.kaboompics.com

Menunda Mandi Junub Setelah Subuh, Apakah Puasa Tetap Sah? Jangan Salah Memahami, Begini Hukumnya

Menunda mandi junub setelah berhubungan suami-istri hingga waktu Subuh, apakah puasanya tetap sah? Jangan salah memahami, begini hukumnya.
Selasa, 3 Maret 2026 - 05:20 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Memasuki hari ke-13 puasa Ramadhan 1447 H, masih banyak umat Muslim yang bertanya-tanya tentang hukum menunda mandi junub saat bulan puasa. 

Apalagi jika hubungan suami istri dilakukan pada malam hari dan belum sempat mandi hingga azan Subuh berkumandang. 

Apakah puasanya tetap sah? Atau justru batal?

Kebingungan ini sering muncul, terutama di kalangan pasangan suami istri. 

Tak sedikit yang bahkan menolak berhubungan karena mengira mandi besar harus dilakukan seketika setelah selesai. 

Untuk menjawab pertanyaan ini, berikut penjelasan lengkap dari Buya Yahya agar tidak lagi salah paham.

Ilustrasi puasa
Sumber :
  • Pexels/ Gül Işık

Waktu Puasa Dimulai Sejak Fajar Shodiq

Menurut Buya Yahya, waktu puasa dimulai sejak masuknya fajar shodiq, yakni saat azan Subuh berkumandang, hingga terbenamnya matahari.

“Waktu berpuasa itu mulai masuknya fajar shodiq alias masuknya waktu Subuh hingga terbenam matahari,” jelasnya.

Artinya, ketika waktu Subuh tiba:

Tidak boleh makan dan minum

Tidak boleh berhubungan suami istri

Tidak boleh melakukan hal-hal yang membatalkan puasa

Namun, yang perlu digarisbawahi adalah larangan tersebut berlaku setelah masuk waktu Subuh.

Berhubungan di Malam Hari, Belum Mandi Sampai Subuh, Bagaimana Hukumnya?

Buya Yahya menegaskan, jika suami istri berhubungan di malam hari, lalu belum sempat mandi junub hingga masuk waktu Subuh, puasanya tetap sah.

“Jika ada seseorang berhubungan suami istri di malam hari dan belum sempat mandi hingga masuk Subuh, maka tetap niat puasa dan puasanya sah,” tegasnya.

Yang tidak diperbolehkan adalah berhubungan setelah Subuh tiba. 

Adapun kondisi belum mandi besar ketika azan Subuh berkumandang, itu tidak membatalkan puasa.

Ilustrasi mandi junub
Sumber :
  • iStockPhoto

Mandi Junub Tidak Harus Langsung

Banyak yang mengira mandi junub wajib dilakukan segera setelah berhubungan. 

Padahal menurut Buya Yahya, mandi besar tidak harus langsung saat itu juga.

“Berhubungan suami istri setelah Isya’, mandinya boleh menjelang Subuh,” kata Buya Yahya.

Bahkan jika terpaksa mandi dilakukan setelah Subuh, puasa tetap sah, selama hubungan suami istri dilakukan sebelum waktu Subuh masuk.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:54
02:04
05:01
01:46
01:50
01:06

Viral