news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Shalat.
Sumber :
  • Freepik/rawpixel.com

Catat! Ini Sunnah-sunnah Hari Raya Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW yang Bisa Diamalkan

Sunnah Hari Raya Idul Fitri sesuai ajaran Rasulullah SAW, mulai dari shalat Id, makan sebelum berangkat, hingga amalan yang sering terlupakan.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 00:36 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Di hari yang penuh kemenangan ini, umat Islam dianjurkan untuk merayakannya dengan penuh kebahagiaan, namun tetap mengikuti tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Melalui penjelasan Ustaz Khalid Basalamah, terdapat sejumlah sunnah yang bisa diamalkan oleh umat Islam agar perayaan Idul Fitri menjadi lebih bermakna dan sesuai dengan syariat.

Salah satu sunnah utama di Hari Raya Idul Fitri adalah melaksanakan Shalat Id.

Ibadah ini dilakukan setelah matahari terbit dan menjadi momen berkumpulnya umat Islam dalam jumlah besar.

Menurut Ustaz Khalid, Rasulullah SAW sangat menganjurkan seluruh umat Islam untuk menghadiri Shalat Id, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga orang tua.

Bahkan, wanita yang sedang berhalangan atau haid pun tetap dianjurkan hadir untuk menyaksikan syiar Islam dan mendengarkan khutbah.

Hal ini menunjukkan bahwa Shalat Id bukan sekadar ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekuatan umat Islam.

Tata Cara Shalat Id Sesuai Sunnah

Ilustrasi Hari Raya Idul Fitri 2026
Sumber :
  • Gemini AI

Shalat Idul Fitri memiliki tata cara yang sedikit berbeda dari shalat wajib pada umumnya.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tambahan takbir yang menjadi ciri khas.

Pada rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, dianjurkan membaca tujuh kali takbir tambahan.

Di antara takbir tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memuji Allah dengan bacaan seperti “Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar.”

Setelah itu, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya, kemudian melakukan rukuk, sujud, dan seterusnya seperti shalat biasa.

Pada rakaat kedua, setelah bangkit dari sujud, terdapat tambahan lima kali takbir sebelum membaca Al-Fatihah.

Setelah selesai shalat, dilanjutkan dengan khutbah Idul Fitri yang juga menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah tersebut.

Dianjurkan Makan Sebelum Shalat Id

Sunnah lain yang dianjurkan adalah makan terlebih dahulu sebelum berangkat melaksanakan Shalat Idul Fitri.

Hal ini dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai tanda bahwa puasa Ramadhan telah berakhir.

Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Rasulullah SAW biasanya mengonsumsi makanan ringan sebelum berangkat, sebagai bentuk penegasan bahwa umat Islam sudah tidak lagi berpuasa di hari tersebut.

Mengenakan Pakaian Terbaik

Di hari yang istimewa ini, umat Islam juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki.

Hal ini bertujuan untuk menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Rasulullah SAW sendiri menganjurkan umatnya untuk tampil rapi dan bersih saat merayakan Idul Fitri.

Tidak harus baru, namun pakaian tersebut sebaiknya dalam kondisi terbaik dan layak digunakan untuk ibadah.

Berangkat dan Pulang Melalui Jalan Berbeda

Sunnah lain yang sering kali terlupakan adalah menggunakan jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang dari tempat Shalat Id.

Rasulullah SAW mencontohkan hal ini sebagai bentuk syiar Islam dan memperluas jangkauan silaturahmi.

Dengan melewati rute yang berbeda, umat Islam dapat bertemu lebih banyak orang, saling bertegur sapa, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Hari Raya Idul Fitri adalah waktu untuk bergembira. Khalid Basalamah menegaskan bahwa Islam memberikan ruang bagi umatnya untuk merayakan hari tersebut dengan penuh suka cita.

Rasulullah SAW bahkan menyampaikan bahwa Allah telah menggantikan hari-hari kebahagiaan umat sebelumnya dengan dua hari raya, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha.

Oleh karena itu, umat Islam diperbolehkan melakukan berbagai aktivitas yang mubah seperti bersilaturahmi, berkumpul bersama keluarga, dan menikmati hidangan khas Lebaran selama tetap dalam batas yang diperbolehkan oleh syariat. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:33
03:18
00:47
02:55
01:46
05:08

Viral