- Reuters/Kevin Sousa
Bolehkah Non-muslim Ucap 'Bismillah' seperti yang Dilakukan Ronaldo dalam Laga Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026?
Kala itu, Al Nassr diberi hadiah tendangan penalti saat laga melawan Al Najma pada 4 April 2026 lalu. Ronaldo sebagai kapten Al Nassr pun menjadi eksekutor penalti tersebut.
Sebelum mengeksekusi penaltinya, Ronaldo dengan raut wajah nervous tersorot kamera diduga mengucapkan "bismillah".
"Jika Cristiano Ronaldo memang mengucapkan sesuatu seperti 'bismillah' sebelum eksekusi penalti, bisa jadi kebiasaan spiritual pribadi atau ekspresi motivasi, atau sekadar refleks seremonial., mengingat ia sudah lama di negeri Arab. Yang ucapan itu sudah bisa. Seperti dia pernah mengucapkan 'Insya-Allah'. Wallahu a’lam," ujar Ustadz Ali Farkhan.
Ya, Ronaldo memang pernah secara terang-terangan mengucapkan "Insya-Allah" saat menjawab soal target 1.000 golnya dalam acara penghargaan Globe Soccer Awards di Dubai tahun 2025 lalu.
Di sisi lain, kata Ustadz Ali Farkhan, ada perbedaan yang terletak pada nilai spiritual di baliknya. Jika seorang muslim yang mengucapkan "bismillah", maka tindakan tersebut dinilai sebagai ibadah, doa, dan memohon keberkahan kepada Allah.
Sementara bagi non-muslim, jika mengucapkan kalimat tersebut tanpa didasari iman kepada Allah, maka tidak bernilai ibadah di sisi-Nya, tetapi ucapannya tetap sah sebagai ucapan bahasa. (ism)