- Kolase tvOnenews.com / Manisa BBSK official / X timnas Indonesia
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan
Oleh karena itu, perilaku suporter dinilai sangat krusial dalam mencerminkan citra bangsa.
PSSI menekankan larangan keras terhadap tindakan rasisme, bullying, hingga ujaran kebencian.
Seruan ini juga berkaca dari sanksi yang pernah dijatuhkan FIFA kepada Indonesia akibat insiden diskriminatif di laga sebelumnya.
Momentum FIFA Series 2026 diharapkan bukan hanya menjadi ajang unjuk kemampuan tim di lapangan, tetapi juga menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia semakin dewasa dan inklusif.
Dukungan positif dan penuh respek dari suporter diharapkan mampu menciptakan atmosfer pertandingan yang sehat dan membanggakan di mata dunia.
Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan
Keputusan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dalam memanggil Cahya Supriadi ke skuad senior memicu perdebatan.
Salah satu pengamat, Bung Binder, mengaku heran dengan pilihan tersebut.
Menurutnya, pemanggilan Cahya masih terlalu dini mengingat performa dan pengalaman yang dimiliki belum sebanding dengan kiper lain seperti Ernando Ari atau Nadeo Argawinata. Statistik kebobolan yang cukup tinggi juga menjadi sorotan.
Meski begitu, Bung Binder tidak menampik bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pelatih.
Ia menduga pemanggilan ini bisa jadi bagian dari upaya memberikan pengalaman atau investasi jangka panjang.
Namun, jika tujuannya untuk program masa depan, ia menilai langkah tersebut terlalu cepat. Apalagi peluang Cahya mendapatkan menit bermain di FIFA Series 2026 dinilai sangat kecil.
Perdebatan ini menunjukkan bahwa setiap keputusan dalam pembentukan skuad Timnas Indonesia selalu mendapat perhatian besar dari publik dan pengamat.
(ind/far/tsy)