news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri bersama skuad Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 seri Bojonegoro..
Sumber :
  • PBVSI

Meski Sudah jadi Pemain Bintang, Megawati Hangestri Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Dirinya: Aku Gak Cocok dengan

Megawati Hangestri blak-blakan mengungkap sisi pribadinya yang sebenarnya: meski awalnya bercita-cita jadi Polwan, merasa dirinya lebih cocok hidup bebas saja.
Selasa, 17 Februari 2026 - 15:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Bintang voli nasional, Megawati Hangestri bersama timnya, Jakarta Pertamina Enduro (JPE), berhasil mencatat sejarah sebagai tim voli putri pertama yang memastikan tiket ke babak final four Proliga 2026.

Kepastian itu didapat setelah JPE menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (27-25, 19-25, 25-20, 25-22) pada laga terakhir seri Bojonegoro.

Kemenangan ini membawa JPE mengumpulkan 24 poin dari delapan kemenangan dan tiga kekalahan dalam 11 pertandingan, membuat tim lain seperti Jakarta Livin Mandiri, Jakarta Popsivo Polwan, maupun Bandung BJB Tandamata tidak mungkin mengejar dan memastikan langkah JPE ke final four.

Aksi memukau Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro ajang Proliga.
Sumber :
  • Instagram/jpevolley

Megawati menjadi salah satu sosok kunci dalam performa impresif tim. Sebagai opposite andalan, ia menunjukkan permainan solid dan membangun chemistry yang kuat bersama dua pemain asing JPE, Wilma Salas dan Yana Shcherban.

Wilma, pevoli asal Kuba berusia 34 tahun dengan tinggi 191 cm, memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa dan Asia.

Sementara Yana Shcherban, pemain Rusia berposisi outside hitter, telah malang melintang di Liga Italia dan Rusia.

Karier Gemilang di Korea Selatan

Sebeum kembali bermain di Proliga 2026, Megawati menorehkan prestasi luar biasa selama dua musim berkarier di Korea Selatan bersama Red Sparks. Ia membantu tim menjadi runner-up Liga Voli Korea setelah bertarung sengit lima gim melawan Pink Spiders, klub yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.

Di bawah arahan pelatih Ko Hee-jin dan dukungan setter berpengalaman Yeum Hye-seon, Megawati memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun dan meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung.

Bahkan, pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, bahkan memberinya julukan “Mega Power” berkat dampaknya di lapangan.

Selama di Red Sparks, Megawati bekerja sama dengan dua partner berbeda di lini serang, Giovanna Milana dan Vanja Bukilic, mempertegas fleksibilitas dan kualitas permainannya.

Sifat Asli dan Perjalanan Karier

Di luar prestasi di lapangan, Megawati Hangestri mengungkapkan sisi pribadinya. Ia mengaku awalnya bercita-cita menjadi polisi wanita (Polwan).

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral