- Tangkapan layar Voli Insight ID
Park Eun-jin Sampai Loncat Kegirangan Saat Bertemu Megawati Hangestri, Bukti 'Megatron' Masih Dicintai di Korea
tvOnenews,com – Megawati Hangestri Pertiwi kembali membuktikan bahwa dirinya masih memiliki tempat spesial di hati pencinta bola voli Korea Selatan.
Meski kini telah berseragam Hyundai E&C Hillstate, kehadiran opposite andalan Timnas Voli Indonesia itu tetap disambut hangat oleh mantan rekan setim, legenda voli Korea, hingga para penggemar yang memadati arena pertandingan.
Momen mengharukan itu terjadi saat Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Korea Selatan dalam laga persahabatan di Jecheon Gymnasium, Sabtu (25/7/2026).
Meski tidak masuk dalam skuad Garuda Pertiwi, Megawati hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.
Namun, kehadirannya justru menjadi salah satu sorotan utama sepanjang pertandingan.
Banyak suporter Korea yang langsung mengenali sosok Megatron.
Mereka bergantian menyapa, meminta foto, hingga memberikan sambutan hangat kepada pemain asal Jember tersebut.
Momen paling emosional terjadi ketika pertandingan masih berlangsung.
Dua mantan rekan setim Megawati di Jung Kwan Jang Red Sparks, yakni Park Eun-jin dan Jung Ho-young, menghampirinya di pinggir lapangan.
Pertemuan yang hanya berlangsung beberapa menit itu langsung mencuri perhatian penonton di arena.
Park Eun-jin menjadi sosok yang paling ekspresif.
Middle blocker Red Sparks itu terlihat setengah berlari menuju Megawati sebelum langsung memeluk sahabatnya tersebut.
Keduanya bahkan tampak melompat-lompat kegirangan sambil berpelukan, seolah melepas rindu setelah hampir setahun tidak bertemu.
Senyum lebar tak pernah lepas dari wajah keduanya selama berbincang singkat.
Di sisi lain, Jung Ho-young juga terlihat ikut menikmati momen reuni tersebut.
Ketiganya kemudian mengabadikan pertemuan itu dengan berfoto bersama sebelum kembali menjalankan aktivitas masing-masing.
Tak butuh waktu lama, video dan foto kebersamaan Megawati, Park Eun-jin, serta Jung Ho-young langsung menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Ribuan komentar berdatangan dari penggemar Indonesia maupun Korea Selatan yang mengaku ikut terbawa suasana.
Beberapa komentar yang ramai dibagikan di media sosial di antaranya:
"BETAPA RINDU NYA MEREKA SETELAH SATU TAHUN TK JUMPA, JADI TERHARU MEREKA MELEPAS KANGEN BERAT."
"Ikut bahagia melihat Eun Ji dan Ho Young bisa reuni sekaligus melepas kerinduannya bersama Mega terutama Eun Ji sampai lompat2 dan peluk Mega berulang kali."
"Mega sdh sangat dihargai dan dihormati oleh pemain Korea Selatan."
Respons tersebut menunjukkan bahwa hubungan Megawati dengan mantan rekan-rekannya masih terjalin sangat baik, meski kini mereka berada di klub yang berbeda.
Keakraban itu bukan tanpa alasan.
Selama dua musim membela Red Sparks pada V-League 2023/2024 dan 2024/2025, Megawati menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di tim.
Bersama Park Eun-jin dan Jung Ho-young, ia membawa Red Sparks kembali ke papan atas kompetisi.
Pada musim pertamanya, Megawati membantu Red Sparks mengakhiri penantian tujuh tahun untuk kembali lolos ke babak playoff.
Setahun kemudian, mereka melangkah lebih jauh dengan membawa klub mencapai partai final V-League, pencapaian terbaik Red Sparks dalam beberapa musim terakhir.
Tak heran jika ikatan emosional antarpemain tetap terjaga hingga sekarang.
Musim 2026/2027 menghadirkan cerita baru bagi ketiganya.
Megawati resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate setelah menyelesaikan dua musim gemilang bersama Red Sparks.
Sementara Park Eun-jin memilih bertahan di Red Sparks sebagai salah satu pemain inti.
Adapun Jung Ho-young kini memulai petualangan baru bersama Heungkuk Life Pink Spiders.
Perubahan tersebut membuat kompetisi V-League musim depan semakin menarik.
Pertandingan Hyundai Hillstate melawan Red Sparks diprediksi menjadi salah satu laga yang paling dinantikan karena mempertemukan Megawati dengan mantan klub sekaligus sahabat-sahabat dekatnya.
Tak hanya reuni dengan mantan rekan setim, Megawati juga menjalani pertemuan spesial dengan legenda voli Korea Selatan, Han Song-yi.
Mantan bintang V-League itu hadir sebagai komentator pertandingan dan menyempatkan diri menghampiri Megawati di tribun VIP.
Keduanya terlihat berbincang santai dalam suasana hangat sebelum mengabadikan momen dengan berfoto bersama.
Pertemuan tersebut menjadi simbol besarnya penghormatan dunia voli Korea terhadap Megawati.
Han Song-yi dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah bola voli putri Korea Selatan.
Kehadirannya menyapa Megawati menunjukkan bahwa kontribusi pevoli Indonesia itu mendapat apresiasi luas, bukan hanya dari penggemar, tetapi juga dari para pelaku voli di Negeri Ginseng.
Meski kini membela klub berbeda, popularitas Megawati di Korea Selatan belum memudar.
Selama dua musim di Red Sparks, ia berhasil mencatat lebih dari 1.500 poin, beberapa kali meraih penghargaan MVP putaran, serta membawa tim kembali bersaing di papan atas V-League.
Performa impresif itu membuat penggemar Korea memberikan julukan "Megatron", merujuk pada spike keras dan konsistensinya mencetak angka.
Belakangan, sejumlah media Korea juga mulai menyebut Megawati sebagai "Hijab Spiker", sebuah julukan yang menggambarkan identitasnya sebagai atlet berhijab yang sukses bersinar di salah satu liga voli terbaik Asia.
Kini, memasuki babak baru bersama Hyundai Hillstate, Megawati membawa harapan besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara.
Namun, momen reuni hangat dengan Park Eun-jin, Jung Ho-young, hingga Han Song-yi menjadi bukti bahwa di balik ketatnya persaingan di lapangan, hubungan persahabatan yang dibangun Megawati selama berkarier di Korea Selatan tetap terjaga erat.
Itulah yang membuat kehadiran Megatron selalu dirindukan dan disambut dengan penuh kehangatan setiap kali kembali menginjakkan kaki di Negeri Ginseng.
(tsy)