News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Regulasi Pemain Asing di KOVO Cup 2026 Masih Simpang Siur, Hillstate Terancam Tanpa Megawati Hangestri

Kepastian Megawati Hangestri untuk tampil di KOVO Cup 2026 dengan seragam Hillstate masih simpang siur jika merujuk regulasi partisipasi pemain asing musim lalu
Kamis, 10 September 2026 - 15:20 WIB
Megawati Hangestri di sesi latihan Hillstate
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Volimania tampaknya masih harus bersabar untuk melihat penampilan perdana Megawati Hangestri berseragam Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.

Pasalnya, regulasi mengenai partisipasi pemain asing di ajang KOVO Cup 2026 masih simpang-siur. Di edisi sebelumnya, foreigner tidak diizinkan untuk bermain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KOVO Cup atau yang kini bernama Yeosu-NH NongHyup Cup 2026 akan bergulir mulai pertengahan Oktober nanti. Semua kontestan V-League dipastikan tampil.

Bagi Hyundai Hillstate, perjalanan pertama mereka akan dimulai pada 14 Oktober. Hi-pass bakal menjadi rintangan pertama mereka untuk memulangkan trofi.

Dua hari setelahnya, Hillstate akan bersua GS Caltex. Jika anak-anak asuh Kang Sung-hyung lolos, mereka bakal langsung melenggang ke semifinal.

Kendati demikian, keraguan muncul jelang turnamen bergulir. Hillstate dan kontestan lainnya masih belum menerima kejelasan terkait izin pemain asing untuk tampil.

Edisi Sebelumnya Tanpa Pemain Asing

Megawati Hangestri dengan seragam Hyundai Hillstate
Megawati Hangestri dengan seragam Hyundai Hillstate
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Mengacu laporan KBS News, 16 September 2025, saat itu pemain asing putri tidak dapat berpartisipasi di KOVO Cup lantaran persoalan Sertifikat Transfer Internasional (ITC).

“Diperkirakan pemain asing juga tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan putri,“ tulis KBS News mengutip pernyataan KOVO.

“Mengenai pemain asing dan pemain kuota Asia, kami telah menerima persetujuan bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam turnamen ini setelah mendapatkan Sertifikat Transfer Internasional (ITC), kecuali mereka yang berada di daftar pemain negara peserta Kejuaraan Dunia, termasuk pemain cadangan,“ sambungnya.

Selain itu, perhelatan KOVO Cup 2025 juga berdekatan dengan agenda Kejuaraan Dunia yang dihelat FIVB sehingga beberapa pemain dipastikan absen.

Dengan alasan keadilan bagi semua partisipan, pada akhirnya KOVO menangguhkan keikusertaan para pemain asing dan Asia di edisi 2025.

“Namun, karena pemain seperti Shimamura dari Pepper Savings Bank dan Thanacha dari Korea Expressway Corporation termasuk dalam daftar pemain Kejuaraan Dunia dan karenanya tidak dapat berpartisipasi, kami memutuskan untuk tidak menurunkan pemain asing atau pemain kuota Asia dalam turnamen ini setelah berdiskusi dengan klub untuk memastikan keadilan di antara tim,“ rilisnya.

Bagaimana Nasib Megawati Hangestri?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua pemain asing Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson
Dua pemain asing Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson
Sumber :
  • Instagram.com/@hdecvolleyballteam

Menurut penelusuran tvOnenews.com, belum ada laporan lebih lanjut terkait izin pemain asing untuk turut berpartisipasi dalam agenda Yeosu-NH NongHyup Cup 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Diduga Positif Narkotika Sampai Didenda Australia, Sassuolo Lakukan Tes Berkala pada Rekan Satu Tim Jay Idzes

Cristian Volpato diduga menggunakan narkotika sampai negara asalnya, Australia memberikan sanksi denda padanya. 
Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Penanganan Korupsi MBG Dinilai Minim Progres, Kejagung Didesak Hukum Mati Dadan Cs

Koordinator Aksi JMI, Imam Hanafi Abdullah, menegaskan bahwa penanganan perkara ini tidak boleh menguap begitu saja di tengah jalan.
Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

Debu Vulkanik Gunung Dukono dan Ibu Menyebar 2,1 Km, BMKG Soroti Bahaya untuk Penerbangan dan Kesehatan

BMKG memantau debu vulkanik Gunung Dukono dan Ibu hingga 2,1 km pada 10 September 2026 yang berisiko bagi penerbangan dan kesehatan.
Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Astra Bakal Pertahankan Dividend Payout Ratio 45-50 Persen

Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) untuk 2026 dipertahankan di kisaran 45-50 persen
Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Resmi! Jadwal Terbaru Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Jadwal resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 telah dirilis. Garuda menghadapi Singapura, Malaysia dan Bangladesh sebelum membidik tiket final.
Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu Naik Pitam Lihat Putri Bungsunya Diduga Dilibatkan Promosi Produk Dewasa, Sentil soal Eksploitasi Anak

Ruben Onsu kembali mencuri perhatian usai menyampaikan kekesalannya melalui media sosial. Mantan suami Sarwendah itu naik pitam usai lihat putrinya ikut jualan.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT