- Kolase tvOnenews.com / Instagram @hdecvolleyballteam
Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea
tvOnenews.com - Bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, mendapat julukan baru dari media Korea Selatan setelah kembali ke V-League untuk memperkuat Hyundai Hillstate.
Megawati tiba di Korea Selatan pada 10 Juli dan langsung bergabung dengan Hyundai Hillstate. Ia juga telah menjalani sejumlah sesi latihan bersama tim barunya serta menyaksikan kiprah Hyundai Hillstate dalam turnamen pramusim di Pulau Jeju.
Jika tidak ada perubahan jadwal, Megawati akan menjalani debut resminya bersama Hyundai Hillstate pada KOVO Cup 2026.
- YouTube Hyundai E&C Hillstate
Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama GS Caltex dan Hi Pass. Pada fase grup, Megawati dan rekan-rekannya akan menghadapi Hi Pass pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB.
Dua hari berselang, Hyundai Hillstate akan menghadapi GS Caltex, juara bertahan Liga Voli Korea, pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 17.00 WIB.
Kembalinya Megawati ke V-League mendapat perhatian besar dari media hingga volimania Korea Selatan. Popularitas tersebut tidak terlepas dari kiprahnya selama dua musim bersama JungKwanJang Red Sparks.
Sejak bergabung pada 2023, ketika sistem kuota Asia mulai diterapkan di V-League, Megawati berkembang menjadi salah satu pemain penting Red Sparks. Ia juga berhasil mencatatkan sejumlah prestasi dan ikut membawa timnya menorehkan sejarah.
Pada musim 2024-2025, Megawati membantu Red Sparks mencapai final V-League untuk pertama kalinya dalam 13 tahun. Namun, perjuangan tersebut berakhir dengan kekalahan dari Heungkuk Life Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung.
Red Sparks kalah dengan agregat 2-3 dan harus puas menjadi runner-up. Megawati bahkan tak kuasa menahan air mata seusai pertandingan.
Kini, Megawati membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate. Menjelang debutnya, media Korea kembali menyoroti sosok Megatron, termasuk dengan menyematkan julukan yang cukup spesial.
Media The Volleyball Korea menyebut Megawati sebagai 'Kim Yeon-koung Indonesia', merujuk pada status Kim Yeon-koung sebagai salah satu ikon terbesar bola voli Korea Selatan.
"Mega, yang dijuluki "Kim Yeon-kyung-nya Indonesia," akan tampil di panggung V-League untuk musim 2026-2027. Setelah bermain untuk Cheong Kwan Jang selama dua musim mulai tahun 2023, Mega akan mengenakan seragam Hyundai E&C tahun ini," tulis The Volleyball Korea.
Megawati Merasa Malu Dibandingkan Kim Yeon-koung
Julukan tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Megawati. Ia mengaku mengetahui dirinya disebut sebagai 'Kim Yeon-koung Indonesia', tetapi merasa malu karena dibandingkan dengan sosok yang begitu besar dalam dunia voli Korea Selatan.
“Saya tahu saya disebut ‘Kim Yeon-kyung-nya Indonesia.’ Saya merasa malu hanya karena dibandingkan dengan Yeon-kyung. Namun, saya benar-benar merasakan bahwa status voli putri di Indonesia telah meningkat.
"Saya juga mendengar bahwa jumlah pemain muda yang ingin bermain voli telah meningkat. Saya berharap dapat bekerja lebih keras dan memberikan pengaruh positif, seperti Yeon-kyung.”
Bagi Megawati, julukan tersebut bukan sekadar bentuk pujian terhadap dirinya. Ia melihat perbandingan tersebut sebagai gambaran meningkatnya popularitas dan perkembangan bola voli putri di Indonesia.
- KOVO
Megawati juga berharap kiprahnya di V-League dapat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan olahraga tersebut di Tanah Air, terutama bagi generasi muda yang mulai tertarik menekuni bola voli.
Pernah Jadi Rival di Final V-League
Kim Yeon-koung sendiri merupakan salah satu pevoli paling terkenal di Korea Selatan dan pernah menjadi rival Megawati ketika masih aktif memperkuat Pink Spiders.
Sebagai salah satu pemain terbaik dunia, Kim Yeon-koung memiliki pengalaman panjang bersama sejumlah klub elite internasional. Ia pernah bermain untuk Fenerbahce pada 2011/2012 hingga 2016/2017 dan Eczacibasi pada 2018/2019 hingga 2019/2020 di Liga Voli Turki.
Di level internasional, Kim juga menjadi tulang punggung Timnas Voli Putri Korea Selatan selama bertahun-tahun. Status tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah bola voli Korea Selatan.
Megawati bahkan pernah berhadapan langsung dengan Kim Yeon-koung dalam final V-League musim 2024-2025. Saat itu, Megawati bersama Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders setelah kalah dengan agregat 2-3.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Kim Yeon-koung sebelum akhirnya memutuskan mengakhiri karier profesionalnya.
Kini, Kim Yeon-koung telah meninggalkan lapangan sebagai pemain profesional, sementara Megawati melanjutkan perjalanannya di V-League bersama Hyundai Hillstate.
Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' pun menjadi bentuk pengakuan sekaligus tantangan baru bagi Megawati untuk terus menunjukkan kualitasnya di panggung voli Korea Selatan.