- Twitter/@bwfmedia
Masih Ingat Keisha Fatimah Azzahra? Pebulu Tangkis Kelahiran Indonesia yang Rela Pindah ke Azerbaijan demi Tampil di Olimpiade
Keisha dikenal sebagai pemain bertangan kiri (kidal) dengan karakter permainan menyerang.
Ia memiliki kecepatan kaki yang baik, pukulan yang tajam, serta daya tahan fisik yang kuat sehingga mampu tampil kompetitif dalam pertandingan berdurasi panjang.
Berkat konsistensinya di berbagai turnamen internasional, Keisha perlahan terus memperbaiki posisinya di peringkat dunia BWF.
Fenomena atlet kelahiran Indonesia yang memilih membela negara lain bukan hal baru di dunia bulu tangkis.
Selain Keisha Fatimah Azzahra, ada nama Ade Resky Dwicahyo yang juga memperkuat Azerbaijan setelah sebelumnya berkarier di Indonesia.
Sebelumnya, legenda bulu tangkis Mia Audina juga pernah menjadi sorotan setelah berganti kewarganegaraan menjadi Belanda dan mencatat sejarah sebagai satu-satunya pebulu tangkis yang berhasil meraih medali Olimpiade untuk dua negara berbeda, yakni Indonesia dan Belanda.
Meski memilih membela negara lain, kisah mereka menunjukkan bahwa banyak atlet Indonesia tetap mampu bersaing di level dunia ketika mendapatkan kesempatan, dukungan, dan jam terbang yang lebih besar.
Bagi Keisha Fatimah Azzahra, keputusan pindah ke Azerbaijan bukan sekadar pergantian bendera.
Langkah itu menjadi jalan untuk menjaga mimpi tetap hidup, membangun karier internasional, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras mampu membuka peluang di panggung bulu tangkis dunia.
(tsy)