- Instagram/Toprak Razgatlioglu
Debut MotoGP 2026, Toprak Razgatlioglu Fokus Adaptasi Ketimbang Langsung Tantang Fabio Quartararo
Jakarta, tvOnenews.com – Toprak Razgatlioglu menunjukkan pendekatan yang lebih tenang dibandingkan sang manajer sekaligus mentor, Kenan Sofuoglu, dalam menyikapi debutnya di MotoGP.
Pembalap berjuluk El Turco itu menegaskan dirinya tidak ingin terbebani ambisi untuk langsung menundukkan rider utama Yamaha saat ini, Fabio Quartararo.
- REUTERS/Stephane Mahe
Kenan Sofuoglu, yang juga pernah lima kali menjuarai World Supersport, memang berperan besar dalam memuluskan langkah Razgatlioglu dari WorldSBK ke MotoGP mulai musim 2026.
Bahkan, Sofuoglu secara terbuka memasang target tinggi agar muridnya mampu menyaingi Quartararo, juara dunia MotoGP 2021.
Namun, Razgatlioglu memilih bersikap realistis. Ia menilai fokus utamanya saat ini bukanlah mengalahkan Quartararo, melainkan beradaptasi dengan Yamaha YZR-M1 serta memahami karakter MotoGP yang sangat berbeda dari WorldSBK.
“Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik. Fabio itu orang yang baik dan saya menyukainya. Memang kami sama-sama membela Yamaha, tapi saya tidak menjadikan Fabio sebagai fokus utama,” kata Razgatlioglu kepada Marca.
Menurut pembalap berusia 28 tahun tersebut, target terpentingnya adalah menikmati proses mengendarai motor MotoGP.
Ia percaya, jika sudah merasa nyaman, hasil positif akan datang dengan sendirinya.
“Saya hanya ingin menikmati motor ini dan menikmatinya saat berkendara. Itulah tantangan saya. Jika saya bisa menikmati apa yang saya lakukan, kesuksesan pasti akan mengikuti. Kita lihat saja nanti,” lanjut peraih tiga gelar juara WorldSBK itu.
- ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.
Razgatlioglu juga menyadari bahwa musim perdananya di MotoGP akan penuh tantangan.
Ia menilai kerja sama yang solid dengan Yamaha dan tim Pramac menjadi kunci untuk menemukan setelan terbaik bagi M1.
“Hal pertama yang harus saya lakukan adalah mendapatkan setup yang tepat, lalu beradaptasi dengan motor dan ban. Itu sangat penting bagi saya,” ujarnya.
Ia pun enggan mematok target berlebihan sebelum menjalani balapan pertamanya di kelas utama.
Meski begitu, Razgatlioglu mengakui setiap pembalap tetap memiliki tujuan yang ingin dicapai.
“Ini musim pertama saya. Saya tidak ingin memasang terlalu banyak target sebelum balapan perdana, tetapi tentu saja semua orang punya tujuan,” tutup putra mendiang stuntman legendaris Turki, Arif ‘Tek Teker’ Razgatlioglu.