news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pembalap McLaren, Lando Norris.
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Lagi-lagi Diasapi Mercedes, Lando Norris Sebut Perombakan Regulasi Baru saat F1 GP Miami 2026 Masih Belum Cukup

Pembalap McLaren, Lando Norris, menilai perubahan regulasi terbaru belum sepenuhnya menjawab persoalan performa mobil pada F1 2026.
Selasa, 5 Mei 2026 - 19:01 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Pembalap McLaren, Lando Norris, menilai perubahan regulasi terbaru belum sepenuhnya menjawab persoalan performa mobil pada F1 2026.

Aturan anyar dari FIA mulai diterapkan di F1 GP Miami 2026 akhir pekan ini.

Perubahan difokuskan pada pengelolaan energi agar pembalap bisa mendorong mobil lebih maksimal saat kualifikasi.

Formula 1
Sumber :
  • Facebook/F1

Langkah itu diambil setelah kritik muncul pada tiga seri pembuka musim terkait pengisian ulang baterai yang berlebihan.

Lando Norris menyebut kebijakan tersebut membantu, tetapi belum menyentuh akar masalah performa mobil generasi baru.

“Ini langkah kecil ke arah yang benar, tetapi belum mencapai level yang seharusnya dicapai F1,” kata Norris.

“Kami mengatakan di kualifikasi bahwa jika Anda memacu mobil habis-habisan di mana-mana dan Anda mendorong seperti tahun-tahun sebelumnya, Anda tetap akan dihukum karenanya. Anda tetap tidak bisa memacu mobil habis-habisan di mana-mana. Ini bukan tentang memacu gas terlalu awal di mana-mana, Anda seharusnya tidak pernah dihukum karenanya, tetapi Anda tetap dihukum," lanjut Norris.

“Sejujurnya, saya rasa Anda tidak bisa benar-benar memperbaikinya, Anda hanya perlu menyingkirkan baterai. Jadi, mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan hal itu akan terjadi.” tambahnya

Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Rekan setimnya, Oscar Piastri, melihat peningkatan di kualifikasi, namun situasi balapan dinilai masih serupa.

“Saya pikir pengurangan batas kecepatan di kualifikasi telah sedikit membantu. Ini tidak menyelesaikan masalah, atau semua masalah, tetapi membantu mengatasi satu masalah,” ujarnya.

Ia menyoroti perbedaan kecepatan ekstrem saat menyalip yang dinilai berisiko.

Andrea Kimi Antonelli dari Mercedes-AMG Petronas F1 Team turut menilai kualifikasi terasa lebih natural, tetapi balapan tetap menantang.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
02:50
04:42
00:59
01:38
05:04

Viral