GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpeleset Saat Cari Ikan, Bocah Tenggelam di Sungai Opak

Niat awalnya bermain dan mencari ikan di pinggir Sungai Opak di kawasan Dam Kiyaran, Roni Dwi Santoso ( 10 Tahun ) ditemukan tewas tenggelam di kedalaman 8 meter di Sungai Opak,
Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:31 WIB
Tim SAR gabungan evakuasi jasad Roni Dwi Santoso (10 Thn) korban tenggelam di Sungai Opak, Selasa 12/10/2021
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, Yogyakarta- Niat awalnya bermain dan mencari ikan di pinggir Sungai Opak di kawasan Dam Kiaran, Roni Dwi Santoso ( 10 Tahun ) ditemukan tewas tenggelam di kedalaman 8 meter di Sungai Opak, tepatnya dibawah dam Kiyaran.

"Posisi korban saat ditemukan di dasar sungai di kedalaman 8 meter," ungkap Nugroho Adi Dantim Basarnas Yogyakarta usai melakukan evakuasi korban tenggelam di Dam Kiyaran Sumberagung Jetis Bantul Yogyakarta Selasa ( 12/10/2021)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tenggelamnya bocah berusia 10 tahun Warga Denokan Trimulyo Jetis Bantul ini berawal ketika Korban Roni Dwi Santoso bersama teman - temannya bermain di tepi sungai berniat mencari ikan.

Ketika sampai di Dam Kiyaran korban yang berjalan di tepi dam terpeleset dan jatuh. Teman - temannya korban menyangka Roni sengaja turun mandi di sungai.  Diduga saat turun ke sungai tersebut berada di daerah yang dalam dan terdapat pusaran air di Dam tersebut sehingga tenggelam. Teman - teman korban yang melihat korban roni Dwi Santoso tidak muncul kepermukaan panik dan meminta tolong warga sekitar.

Warga sekitar pun berdatangan ke lokasi untuk melakukan pertolongan. Namun korban tidak muncul di permukaan. peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke polsek Jetis dan Tim Sar Bantul serta basarnas. Dalam waktu yang tidak begitu lama anggota tim sar DIY distrik Bantul datang ke lokasi dan melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Bahkan sebagian mencoba menyelam untuk mencari jasad korban.

" Senin sore kemarin kami langsung buka posko operasi pencarian di dekat dam kiyaran," ungkap Bondan komandan Sar DIY distrik Bantul saat ditemui di lokasi kejadian.

Senin sore ratusan relawan, tim basarnas Yogyakarta pun datang dan membantu melakukan pencarian terhadap korban tenggelam. Senin malam sempat dilakukan pencarian dengan menyelam secara bersama menyisir di sekitar Dam. Sedangkan relawan lain melakukan pemnyisiran di sepanjang sungai Opak hingga radius 2 kilometer dari lokasi kejadian. 

" Namun upaya pencarian pada malam hari gagal dan dilanjutkan selasa pagi mulai pukul 6," ujar Bondan.

Setelah melakukan penyelaman akhirnya Tim SAR gabungan  berhasil menemukan keberadaan jasad korban di Dam Kiyaran tak jauh dari lokasi kejadian.

"Korban ditemukan pada pukul 07.10 WIB Di dasar sungai pada kedalaman 8 meter tak jauh dari titik hilangnya korban," kata Nugroho Adi Dantim Basarnas Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Nugroho Adi menjelaskan jenazah langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan mobil ambulans lalu diserahkan kepada Polsek Jetis untuk proses identifikasi sebelum di serahkan ke keluarga korban.

" Dengan Ditemukannya Korban tenggelam di Dam Kriyan Sungai opak sumberagung,jetis Kab.Bantul,operasi SAR di nyatakan di tutup dan semua unsur SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," pungkasnya. ( Santosa Suparman/Buz )

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral