News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Rakyat Demo di Depan DPR/MPR soal Perppu Ciptaker, Bamsoet Akui Tidak Tahu?

Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia diperkirakan menggelar demo di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (28/2/2023).
Selasa, 28 Februari 2023 - 15:25 WIB
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Buruh, Penolakan Pengesahan Peraturan Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja, Di Depan Gedung DPR MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/02/2023)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta - Ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia diperkirakan menggelar demo di depan Gedung DPR/MPR, Selasa (28/2/2023).

Kehadiran demonstran tersebut mendeskan menolak pengesahaan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja (Ciptaker).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo mengaku tidak mengetahui ada agenda demo menolak Perppu Ciptaker.

"Saya tidak tahu ada demo, tanya DPR saja," kata Bambang Soesatyo di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2/2023).

Sebelumnya, Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Dewi Kartika mengatakan Perppu Ciptaker telah mengancam berbagai sektor kehidupan rakyat, mulai dari buruh, mahasiswa, dan masyarakat rentan di wilayah perkotaan.

Menurutnya, masyarakat akan sangat kesulitan mendapatkan hak-haknya, jika Perppu Ciptaker tetap disahkan.

"(Perppu Cipaker,red) secara pasti mengancam kesejahteraan petani, nelayan, masyarakat adat, perempuan di wilayah pedesaan dan pelosok negeri," kata Dwi seusai dikonfirmasi.

Adapun massa menyatakan 10 tuntutan yang tergabung dalam Gerakan Ultimatum Rakyat dan Protes Rakyat Indonesia:

1. Presiden RI segera mencabut Perpu Cipta Kerja.

2. DPR RI menolak Perppu Cipta Kerja yang telah diterbitkan Presiden.

3. Presiden dan DPR RI segera hentikan segala bentuk pengkhianatan dan pembangkangan terhadap konstitusi.

4. Cabut seluruh kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan konstitusi.

5. Hapus sistem kerja kontrak, alih daya, sistem magang dan setop politik upah murah serta berlakukan upah sesuai kualitas hidup layak.

6. Hentikan liberalisasi agraria, pangan dan perampasan tanah, tolak bank tanah, serta jalankan reforma agraria sejati sebagai basis pembangunan nasional.

7. Wujudkan kebebasan akademik, pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis di segala jenjang.

8. Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat di semua sektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

9. Berikan perlindungan dan jaminan kepastian kerja bagi pekerja non-PNS (penyuluh KB, guru honorer, pekerja perikanan dan kelautan), pengemudi ojek online, dan lain lain.

10. Segera terbitkan dan sahkan seluruh peraturan perundang-undangan yang melindungi hak rakyat (RUU PPRT, Perlindungan Pekerja Transportasi-Ojek Online dan RUU Masyarakat Adat). lpk

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Sorotan tajam media Italia mengarah ke Jay Idzes setelah Sassuolo dihajar Inter Milan 0-5. Bek Timnas Indonesia itu disebut melakukan terlalu banyak blunder.
Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) yang mengalami insiden penganiayaan oleh seorang anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat berakhir damai.
Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Mohan Hazian kini terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Setelah kasus ini terkuak, istri Mohan, Alya Putri tak lagi mengunggah foto bersama Suaminya
Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Kementerian Haji dan Umrah mengusulkan tambahan anggaran belanja tahun 2026 sebesar Rp3,1 triliun. Usulan ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah,
Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Satreskrim Polresta Bandar Lampung menyatakan, meski dompet dan ponsel korban ditemukan di lokasi kejadian, kartu SIM di dalam ponsel tersebut tidak ada. Fakta ini diduga kuat berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak komunikasi korban sebelum meninggal dunia.
Pramono Anung Curhat Lampu Jalan di Semanggi 3 Kali Dicuri: Padahal Ada Pos Polisi dan CCTV

Pramono Anung Curhat Lampu Jalan di Semanggi 3 Kali Dicuri: Padahal Ada Pos Polisi dan CCTV

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa lampu penerangan jalan yang terdapat di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, sudah tiga kali dicuri warga.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT