News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geruduk Kantor Dinas Sosial dan PMD Takalar, Massa Cakades Usir Pegawai dari Dalam Kantor

Aksi lanjutan Kepala Desa yang tidak terima hasil tes yang membuat dirinya tidak lolos sebagai bakal calon kepala desa, terus bergulir.
Senin, 18 Oktober 2021 - 15:58 WIB
Massa cakades di geruduk kantor dinsos dan pmd
Sumber :
  • Wawan Setyawan

Takalar, Sulawesi Selatan - Aksi lanjutan Kepala Desa yang tidak terima hasil tes yang membuat dirinya tidak lolos sebagai bakal calon kepala desa, terus bergulir.

Kali ini, kepala desa yang tidak masuk sebagai calon kepala desa di pilkades serentak yang akan berlangsung di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan, menggeruduk Kantor Dinas Sosial dan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa. Senin (18).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan orang dari berbagai desa di Kabupaten Takalar ini menggelar aksi unjuk rasa secara gabungan terkait dugaan adanya kecurangan dalam tahapan seleksi calon kepala desa beberapa hari lalu yang digelar oleh PMD Takalar.

Massa aksi yang tidak kunjung ditemui Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, langsung menggeruduk barisan polisi hingga massa tembus masuk kedalam kantor dinas tersebut.

Di dalam kantor  beberapa orang menaiki meja sambil memerintahkan yang lainnya mencari Kepala Dinas, bahkan seluruh pegawai di Dinas ini disuruh keluar.

"Saya meminta seluruh massa aksi mencari Kepala Dinas di semua ruangan, jika tidak ada silahkan suruh semua pegawai keluar dari ruangan, kita mau segel kantor ini. “ teriak Asman, penanggung jawab aksi sambil berdiri diatas meja memegang pengeras suara.

Pantauan tvOnenews.com massa mencari semua pegawai hingga naik ke lantai 2 untuk mengeluarkan semua pegawai dari dalam gedung karena gedung akan disegel dan digembok oleh massa aksi.

Selain membawa keranda mayat, massa juga memblokade jalan dan membakar ban bekas di tengah jalan hingga membuat arus lalu lintas macet.

Menurut jenlap aksi, tahapan penetapan calon kepala desa di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan diduga syarat akan kecurangan. Menurutnya, panitia telah melanggar perbup no 19 tahun 2021.

"Kami menduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh panitia pemilihan Pilkades serentak yang melanggar perbup no 19 tahun 2021"jelas Hakim jenlap aksi.

Hakim menekankan agar pemilihan kepala desa serentak ini ditunda jika tidak  ada kejelasan dari tuntutan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hentikan dulu Pilkades ini, jika tuntutan kami tidak di indahkan"tambahnya.

Untuk pemilihan kepala desa serentak di KabupatenTakalar terdapat 51 desa, sementara di 13 desa masih menunggu hasil koordinasi dari Panitia Pemilihan Kabupaten sebelum ada penetapan calon kepala desa yang kini menolak hasil tes seleksi yang menggugurkan 25 calon kades di 13 desa tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mensos Gus Ipul Tidak Tahu Kenapa Bansos Ibu Siswa yang Bunuh Diri di NTT Terputus

Mensos Gus Ipul Tidak Tahu Kenapa Bansos Ibu Siswa yang Bunuh Diri di NTT Terputus

Tragedi wafatnya siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga akibat tekanan ekonomi, memicu evaluasi besar-besaran di Kementerian Sosial. 
Hasil Proliga 2026, Putri: Megawati HAngestri Cs Menang Lagi, Babat Habis Jakarta Electric PLN Tiga Set Langsung

Hasil Proliga 2026, Putri: Megawati HAngestri Cs Menang Lagi, Babat Habis Jakarta Electric PLN Tiga Set Langsung

Hasil Proliga 2026 di sektor putri yang merupakan laga penutup di hari pertama seri Malang antara Jakarta Pertamina Enduro menghadapi Jakarta Electric PLN.
Kepala KPP Madya Banjarmasin Terima Uang Rp800 Juta di Kasus Suap Restitusi Pajak, Sebagian Sudah Digunakan Bayar DP Rumah

Kepala KPP Madya Banjarmasin Terima Uang Rp800 Juta di Kasus Suap Restitusi Pajak, Sebagian Sudah Digunakan Bayar DP Rumah

KPK mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Mulyono menerima uang Rp800 juta terkait kasus suap restitusi pajak yang menjeratnya.
Beckham Putra Nugraha Gelar Meet N Greet Jelang Kompetisi Usia Dini

Beckham Putra Nugraha Gelar Meet N Greet Jelang Kompetisi Usia Dini

Turnamen untuk anak-anak usia dini ini rencananya digelar Minggu (8/2/2026) mendatang.
Tak Terima Ressa Rizky Sebut Pria Single, Dini Kurnia Tuntut Status Anak dan Nafkahnya: Nggak Ada Mantan Anak

Tak Terima Ressa Rizky Sebut Pria Single, Dini Kurnia Tuntut Status Anak dan Nafkahnya: Nggak Ada Mantan Anak

Di tengah ramainya kasus perseteruan Denada dan Ressa Rizky Rossano, kini seorang wanita bernama Dini Kurnia mengaku sebagai mantan istri dari Ressa Rizky.
Kronologi Kasus Suap Restitusi Pajak yang Buat Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditetapkan Tersangka

Kronologi Kasus Suap Restitusi Pajak yang Buat Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditetapkan Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap kronologi dugaan tindak korupsi terkait pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Tolak Parluh 2026, Ratusan Massa PSHT Kepung Padepokan Pusat Madiun, 1.500 Anggota TNI-Polri Perketat Pengamanan

Ratusan massa pendemo dari warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu M. Taufik kembali menggelar aksi demonstrasi lanjutan dengan menuntut penolakan dan dibubarkannya Parapatan Luhur (Parluh) tahun 2026, Kamis (5/2).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT