News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepakat dengan Kementan, HKTI Minta Semua Pihak Gunakan Data BPS

Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmadja meminta semua pihak untuk menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai rujukan bersama dalam meng
Senin, 27 Maret 2023 - 22:07 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Ketua Harian DPD HKTI Jawa Barat, Entang Sastraatmadja meminta semua pihak untuk menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai rujukan bersama dalam mengambil sebuah keputusan. 

Hal ini seperti yang selalu disampaikan Kementerian Pertanian dalam merujuk data produksi panen dari tahun ke tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baginya, data BPS adalah data pasti yang secara resmi diakui Undang-undang melalui pola kerja sensus-survei serta penggunaan metode Kerangka Sempel Area (KSA) dalam memotret luas baku sawah.

"Di luar BPS tidak ada lembaga data lain yang keberadaannya diakui oleh Undang Undang. Satu-satunya lembaga data hanyalah BPS. Lembaga data inilah yang ditugaskan negara untuk mengumpulkan data di berbagai sektor kehidupan dengan menggunakan pendekatan tertentu, baik melalui sensus atau survey," ujar Entang, Kamis, 23 Maret 2023.

Entang mengatakan, BPS adalah satu-satunya lembaga data yang bertanggungjawab langsung terhadap Ketersediaan data yang ada. Karena itu, kata Entang, polemik cadangan beras pemerintah yang merisaukan masyarakat semestinya tak perlu terjadi apabila data perberasan yang dimiliki mampu berperan sebagai pengingat bersama.

tvonenews

"Dengan demikian, BPS perlu kreatif dan inovatif dalam menyisipkan data untuk selanjutnya dijadilan konsumsi publik. Hanya data yang berkualitas, yang akan memberi rumusan terbaik dalam sebuah perencanaan pembangunan. Saya katakan data itu harus punya "ruh", sehingga dapat berbicara banyak atas sebuah masalah yang tengah kita hadapi," katanya.

Kendati begitu, Entang menyayangkan data perberasan yang ada saat ini masih terbatas pada angka dan belum bercerita banyak tentang seluk beluk perberasan di Indonesia. 

Entang mengatakan, saat ini banyak pihak yang berharap agar BPS mampu menjelaskan apa yang menjadi soal utama dalam melakoni pembangunan yang tengah dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi bukan hanya mengumpulkan dan menyusun data sehingga tercetak rapih dalam sebuah buku, tapi yang lebih diutamakan adalah sampai sejauh mana data tersebut bisa berbicara pada pembangunan yang sedang dilakukan," katanya.

Entang menambahkan, sejak awal Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sudah memiliki komitmen penuh pada penggunaan satu data yakni data BPS. Bahkan dalam program 100 hari kerjanya, SYL ingin agar negeri ini memiliki satu data pangan yang akurat dan akuntabel.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

Airlangga Sebut Pupuk Urea Indonesia Diburu India–Filipina, Australia Sudah Kunci 250 Ribu Ton

MenkoPerekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, beberapa negara menyampaikan minat resmi untuk mengimpor pupuk dari Indonesia, termasuk India dan Filipina.
Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia Laporkan Defiyan Cori ke Polda Metro Jaya

Front Persatuan Rakyat Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).
Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Bukan Sekadar Skill, Jay Idzes Akhirnya Bongkar Rahasia Jadi Tembok Kokoh Timnas Indonesia

Performa impresif yang terus ditunjukkan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya terjawab setelah ia mengungkap sendiri rahasia di balik konsistensinya.
Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Pengungkapan Korupsi Kuota Haji Bergulir, KPK Periksa Khalid Basalamah Untuk Dalami Hal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap saksi setelah penetapan dua tersangka baru dari pihak swasta di kasus korupsi kuota haji.
GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex Resmi Rekrut Pemain Asia Baru, Thanacha Sooksod Hengkang dari Expressway Hi-Pass di Liga Voli Korea 2026-2027

GS Caltex resmi merekrut pemain kuota Asia baru untuk Liga Voli Korea 2026-2027 yakni Thanacha Sooksod yang sebelumnya membela Expressway Hi-Pass.
STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

STY Ungkap Komentar Pelatih Jepang soal Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong mengungkap adanya komentar dari pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, yang menilai Timnas Indonesia memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026.

Trending

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Sosok Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta yang Diolok Siswa: Pilih Naik Angkot, Donasikan Bantuan Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Anak Yatim

Di tengah sorotan atas insiden dirinya menjadi bahan olokan sejumlah murid, Bu Atun justru menunjukkan keteladanan lewat gaya hidup bersahaja dan pandangan humanis terhadap pendidikan.
Selengkapnya

Viral