News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penanganan Limbah Antigen Covid-19 Langgar Aturan, Polisi di Manggarai Minta Duit ke Dokter

Seraya meminta agar identitasnya dirahasiakan, sumber tersebut kemudian menuturkan bahwa usai pemeriksaan itu para dokter diminta mengumpulkan uang oleh oknum penyidik.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 07:55 WIB
Foto Sampah Swab Antigen Covid-19 di Salah Satu Klinik di Ruteng
Sumber :
  • Jo Kenaru

Manggarai, NTT- Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Kepolisian Resor (Polres) Manggarai, Nusa Tenggara Timur disebut meminta duit kepada sejumlah dokter yang dipanggil akibat penanganan limbah rapid test yang diduga menyalahi aturan.

Salah satu sumber tvonenews.com di Ruteng menyebut, belasan dokter yang melayani pemeriksaan antigen pendeteksi virus Corona diminta menghadap penyidik pada pertengahan September 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Beberapa dokter dipanggil ke Polres terkait itu, penanganan sampah rapid antigen,” ujar sumber itu, Jumat (22/10/2021).

Seraya meminta agar identitasnya dirahasiakan, sumber tersebut kemudian menuturkan bahwa usai pemeriksaan itu para dokter diminta mengumpulkan uang oleh oknum penyidik. 

“Masing-masing berbeda jumlah, tergantung ramai dan tidaknya orang yang datang swab antigen. Kalau dokter kita punya menyetor Rp8 juta, sedangkan temannya karena kurang ramai menyerahkan Rp4 juta dan Rp5 juta rupiah. Kalau tak salah semuanya ada 12 dokter,” ungkap sumber tersebut. 

Menurut dia, umumnya penanganan limbah spesimen RDT-Ag di tempat praktik dokter dilakukan secara biasa yakni dibakar atau dikuburkan bersama sampah ringan yang lain tanpa memisahkan sampah medis dan sampah umum. 

“Mungkin karena dibakar atau dikubur saja maka dianggap menyalahi aturan,” sebut sumber itu. 

Salah seorang dokter yang ikut dipanggil penyidik membenarkan bahwa pemanggilan itu terkait penanganan limbah medis. 

“Selama ini memang begitu saja penanganannya sama seperti dengan sampah medis dibakar apalagi ini barang pakai untuk swab antigen kan beratnya tidak sampai sekilo ya bakar saja,” kata dokter tersebut. 

Dokter umum tersebut menolak berkomentar ketika ditanyai berapa yang dia serahkan ke polisi. 

“Kalau itu saya tidak berkomentar, ya, sebab masalahnya sudah selesai. Setelah pemeriksaan kami diminta supaya penanganan limbah medis mesti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup, begitu saja,” terangnya.

Terpisah asisten apoteker di sebuah klinik di pusat kota Ruteng juga membenarkan bahwa dua orang dokter dari tempatnya bekerja setidaknya tiga kali menghadap penyidik. 

“Ya sekitar itu pertengahan September dua orang dokter dari sini ke Polres. Tapi bagaimana perkembangannya saya sudah tidak tahu lagi,” sebutnya.

Kapolres Bungkam

Kapolres Manggarai AKBP Mas Anton Widyodigdo belum memberi klarifikasi terkait pemeriksaan para dokter yang melayani swab antigen Covid-19.

Melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, Kapolres Manggarai juga ditanyai seputar dugaan penyerahan uang dari para terperiksa kepada penyidik. Namun AKBP Mas Anton tidak merespons meski sudah centang biru tanda pesan sudah dibaca. 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kadis Kesehatan Manggarai, Nobertus Burhanus ketika dihubungi mengaku tidak begitu paham seperti apa penanganan limbah hasil pemeriksaan antigen Covid-19 di tempat praktik dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau itu saya tidak tahu persis ya, begini saja, saya tanyakan dulu ke Kabidnya ya,” jawab Burhanus ketika dihubungi secara terpisah. 

Namun hingga berita ini dibuat, Plt Kepala Dinas Kesehatan Manggarai tak kunjung memberi penjelasan meskipun salah satu poin yang ditanyakan yakni sejauh mana sosialisasi Dinkes terkait tata laksana pemusnahan limbah rapid antigen Covid-19 ke fasyankes selama ini. (Jo Kenaru/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.
Sempat Terlihat Bergerak, Paus Raksasa di Jembrana Bali Ditemukan Mati di Pesisir Pantai

Sempat Terlihat Bergerak, Paus Raksasa di Jembrana Bali Ditemukan Mati di Pesisir Pantai

Sesosok bangkai paus berukuran raksasa dengan panjang sekitar 15 meter menggegerkan warga di pesisir Kabupaten Jembrana, Bali. 
Pemerintah Siapkan Reformasi Polri, Kompolnas Akan Menjadi Lembaga Pengawas Independen

Pemerintah Siapkan Reformasi Polri, Kompolnas Akan Menjadi Lembaga Pengawas Independen

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dipastikan akan mengalami transformasi besar-besaran dalam waktu dekat. 
Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Hampir 20 tahun bercerai, perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menjadi sorotan. Buntut perseteruan membuat akun Instagram Ahmad Dhani hilang
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Dibalik Lenyapnya Akun Instagram, Ahmad Dhani Curiga Ada ‘Penguasa’ yang Takut Bukti Perselingkuhannya Terbongkar

Hampir 20 tahun bercerai, perselisihan antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menjadi sorotan. Buntut perseteruan membuat akun Instagram Ahmad Dhani hilang
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Dedi Mulyadi Minta Rektor-Rektor Berkumpul dan Berdiskusi, Bahas Isu Penting Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta para rektor untuk berkumpul dan berdiskusi merumuskan hal penting ini, bahas apa?
Selengkapnya

Viral