GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kasus Pemalsuan Barcode Kotak Amal Masjid, Bank Indonesia Perketat Pendaftar QRIS

Bank Indonesia akan memperketat pengawasan terhadap merchant yang ingin mendaftar jenis pembayaran kode batang (barcode) QR Indonesian Standard (QRIS). Menurut
Selasa, 11 April 2023 - 22:28 WIB
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono saat jumpa pers di Kantor Bank Indonesia, Selasa (11/4/2023).
Sumber :
  • tim tvone - Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia akan memperketat pengawasan terhadap merchant yang ingin mendaftar jenis pembayaran kode batang (barcode) QR Indonesian Standard (QRIS).

Menurut Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, diperketatnya pengawasan ini lantaran adanya kasus pemalsuan dan atau penipuan kode QRIS kotak amal di sejumlah masjid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, Erwin mengatakan, peningkatan inovasi sistem pembayaran memang memiliki beberapa risiko.

"Yang perlu ditingkatkan adalah kewaspadaan masyarakat, sementara kami memitigasi risiko," kata Erwin di Kantor Bank Indonesia,  Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2023).

Dia juga sebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan industri dan pihak terkait untuk terus meningkatkan edukasi dan literasi terkait keamanan transaksi QRIS.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan memperkuat pengawasan penyelenggaraan QRIS, khususnya pemenuhan aspek Know Your Merchant dan monitoring transaksi.

tvonenews

"Serta memperkuat infrastruktur pendukung ekosistem QRIS untuk memitigasi risiko penyalahgunaan QRIS atau fraud," jelas dia.

Lebih lanjut, Erwin menyebut, Bank Indonesia juga terbuka terhadap masukan. Hal ini guna memperkuat kualitas edukasi dan perlindungan konsumen yang disampaikan oleh pengguna QRIS.

"Masyarakat dan pedagang/merchant bisa menghubungi melalui contact center PJP dan layanan contact center BI (BICARA) dengan nomor telp.021-131 atau email: bicara@bi.go.id," paparnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia melakukan langkah tegas terkait kasus pemalsuan alat pembayaran kode batang (barcode) QR Indonesian Standard (QRIS) untuk infaq di sejumlah masjid di wilayah DKI Jakarta.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) agar QRIS yang disalahgunakan tidak dapat lagi menerima pembayaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dilakukan agar tidak merugikan masyarakat dan pengelola rumah ibadah.

"Bank Indonesia bersama dengan lembaga utama dalam ekosistem QRIS seperti Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI), PJP, Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP), PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) terus menelusuri terkait potensi adanya modus serupa pada pedagang/merchant lain," kata Erwin saat jumpa pers di Kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2023). (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPS DIY Jelaskan DTSEN dan Desil: Data Dinamis, Bukan Label Kemiskinan

BPS DIY Jelaskan DTSEN dan Desil: Data Dinamis, Bukan Label Kemiskinan

Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih dalam keterangan persnya di Kantor BPS DIY, menjelaskan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu fondasi pemerintah dalam merencanakan, menetapkan sasaran, melaksanakan, dan mengevaluasi berbagai program pembangunan.
Inter Milan Dapat Pujian Tinggi usai Sukses Dapatkan 3 Bintang Liga Inggris, Transfer Tercerdas Nerazzurri Musim Ini

Inter Milan Dapat Pujian Tinggi usai Sukses Dapatkan 3 Bintang Liga Inggris, Transfer Tercerdas Nerazzurri Musim Ini

Inter Milan mendapat pujian atas aktivitas mereka di bursa transfer musim 2026. Paolo Di Canio menilai Nerazzurri melakukan sejumlah langkah yang sangat cerdas.
Siswi SMP Swasta di Kota Yogyakarta Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Penjaga UKS, Polisi Turun Tangan Investigasi

Siswi SMP Swasta di Kota Yogyakarta Jadi Korban Pelecehan Seksual Oleh Penjaga UKS, Polisi Turun Tangan Investigasi

Seorang siswi SMP di Kota Yogyakarta diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh seorang penjaga ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Kasus tersebut kini ditangani oleh aparat kepolisian.
Wanita Pengemudi Outlander Tabrak Lari Maut di Surabaya Mengaku Malu: Saya Saja Kaget Sama Kelakuan Saya

Wanita Pengemudi Outlander Tabrak Lari Maut di Surabaya Mengaku Malu: Saya Saja Kaget Sama Kelakuan Saya

Seorang wanita berinisial ENR (32) pengendara mobil Mitsubishi Outlander melakukan aksi ugal-ugalan di Surabaya hingga berujung kecelakaan maut. Ia mengaku malu
Danantara Umumkan Daftar Direksi dan Komisaris DSI, Ada Bos Freeport Indonesia

Danantara Umumkan Daftar Direksi dan Komisaris DSI, Ada Bos Freeport Indonesia

Danantar resmi mengumumkan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Hadirnya DSI diharapkan dapat memperkuat tata kelola ekspor SDA.
PSBS Biak Terancam Start dengan Minus 4 Poin di Championship 2026/2027, Ini Penyebabnya

PSBS Biak Terancam Start dengan Minus 4 Poin di Championship 2026/2027, Ini Penyebabnya

General Manager I.League, Budiman Dalimunthe, mengatakan PSBS Biak akan mengawali Championship 2026/2027 dengan poin minus.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Selengkapnya

Viral