GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirlantas Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta Gelar FGD, Wacanakan Pengaturan Jam Kerja Karyawan akan Terelisasi

Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menyebut pihaknya telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait wacana perubahan jam kerja di wilayah
Sabtu, 6 Mei 2023 - 18:11 WIB
Ilustrasi Kondisi Lalu Lintas DKI Jakarta
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menyebut pihaknya telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait wacana perubahan jam kerja di wilayah DKI Jakarta

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan sejumlah pembahasan terkait wacana pengaturan jam kerja melalui FGD bersama pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya tentunya dari pemerintah daerah sangat proaktif, FGD sudah dilakukan dan nanti akan ada pembahasan lagi," ungkap Latif kepada awak media, Jakarta, Sabtu (6/5/2023).

Latif menuturkan dalam pembahasan tersebut naniinya pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melakukan sejumlah langkah imbauan.

tvonenews

Kendati hingga saat ini wacana perubahan jam kerja masih menjadi pembahasan bersama oleh instansi terkait dalam pelaksanaannya. 

"Yang berkepentingan membuat suatu himabauan ataupun nanti bentuknya kebijakan daripada Bapak Gubernur untuk mengimbau untuk betul-betul untuk mengurangi kepadatan dalam beraktifitas, sehingga tujuannya adalah transportasi di Jajarta ini betul-betul bisa maksimal gitu kan penggunaannya," ungkap Latif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun tujuan kebijakan pengaturan jam kerja karyawan di wilayah DKI Jakarta dalam rangka menekan angka kemacetan lalu lintas. 

"Tentunya dengan pengaturan jam kerja yang memang waktu seharusnya bisa untuk langsung bekerja tetapi adanya kemacetan dan sebetulnya itu bisa diundur waktunya tidak bersamaan sehingga dalam menuju suatu tempat bisa lebih cepat ya karena kepadatannya tinggi bisa kita kurangi dengan pengaturan jam kerja ini," ungkapnya. (raa/aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Menlu Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio di Washington DC, bahas situasi Tepi Barat dan dorong peran global menghentikan kekerasan serta menjaga proses perdamaian Gaza.
OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.
Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengaku bahagia bisa jalani Ramadan di Indonesia. Ia merasakan suasana yang berbeda karena berpuasa di Tanah Air.
Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyesalkan pertandingan menghadapi Persija Jakarta digelar tanpa menggunakan Video Assistant Referee (VAR).
Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Dwi Sasetyaningtyas (DS), seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengunggah ucapan

Trending

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT