News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Kemampuan Komunitas Lokal, Bakrie Center Foundation Gelar Pitching Day

Tahun ini Bakrie Center Foundation kembali menyelenggarakan Leadership Experience & Development Program (LEAD Indonesia) untuk yang keempat kalinya.
Sabtu, 13 Mei 2023 - 11:27 WIB
Tingkatkan kemampuan komunitas lokal, Bakrie Center Foundation gelar pitching day
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun ini Bakrie Center Foundation kembali menyelenggarakan Leadership Experience & Development Program (LEAD Indonesia) untuk yang keempat kalinya.

Sejak Februari 2023, 28 lembaga dari 4 cluster, yaitu cluster Eliminasi TBC, Pendidikan Anak Pra-Sejahtera, Lingkungan dan Lanjut Kuliah terpilih sebagai peserta LEAD Indonesia 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh peserta telah mengikuti sesi mini training untuk pembekalan materi mengenai bagaimana membuat desain program yang efektif dan mampu menarik kolaborasi untuk pendanaan lembaga.

Setelah sesi mini training, secara intensif peserta LEAD Indonesia 2023 juga mengikuti sesi mentoring.

Para mentor berasal dari berbagai lembaga mitra BCF, yaitu Stop TB Partnership Indonesia, Yayasan Mentari Meraki Asa, Greeneration Foundation, Yayasan Bakrie Amanah,Up Scale Academy, Benua Lestari Indonesia, Cendekiawan Kampung dan Waste Solution Hub.

Setelah melalui proses mentoring dan pendalaman konsep program sosial, tiba saatnya para peserta mempresentasikan rancangan program kolaboratif dari masing-masing cluster.

Pitching Day LEAD Indonesia 2023 dilaksanakan pada Kamis hingga Jumat, 11-12 Mei 2023 secara daring.

Pitching Day ini menjadi ajang bagi para peserta untuk mempraktikan sejauh mana peserta memahami konsep desain program yang efektif dan mampu diimplementasikan dalam break through project.  

Pitching Day LEAD Indonesia 2023 didukung oleh dewan juri yang mumpuni pada bidang pendidikan, lingkungan serta kesehatan terutama pada bidang TBC.

6 Juri yang hadir dalam sesi Pitching Day ini, yaitu Dr. dr. Ferdiana Yunita, M.K.M. sebagai Senior Multi Sector Partnership Advisor USAID TB STAR Wadah Kemitraan Penanggulangan TB (WKPTB) Kemenko PMK, Raden Diky Dermawan sebagai Program Manager BenihBaik.com, Amanda Kalangit sebagai Head of Program Management Division Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) Foundation, Arip Hidayatuloh sebagai CSR Senior Officer PT Energi Mega Persada, Tbk, Nurmansyah Ardikoesoema sebagai Manager Investor Relations & CSR PT Bumi Resources Minerals,Tbk dan Rano Cahyawidi sebagai CSR Officer PT Bakrie Sumatera Plantations, Tbk.

Kehadiran para juri tidak hanya untuk menilai presentasi, namun juga banyak memberikan masukan serta menjadi ajang networking bagi para peserta.

“Kami sangat mengapresiasi para peserta LEAD Indonesia 2023 yang sudah berproses hingga hari ini. Pitching Day ini merupakan bagian dari pelaksanaan program yang menentukan perkembangan kualitas dari para peserta,” ungkap Head of Program BCF Syahputrie Rahmadanie saat memberikan pembukaan pada sesi Pitching Day.

LEAD Indonesia, Melahirkan Local Heroes

Rangkaian kegiatan dalam program LEAD Indonesia diapresiasi oleh para dewan juri karena dinilai turut menggerakkan potensi lembaga sosial/komunitas lokal yang saat ini menjadi kunci kolaborasi yang harus segera diberdayakan oleh pemerintah daerah.

Lembaga sosial/komunitas lokal merupakan bagian dari akar rumput yang lebih memahami permasalahan yang terjadi di masyarakat.

Sehingga, perlu difasilitasi untuk lebih berkembang terutama dari segi implementasi program dan bagaimana memperluas serta mempertahankan dampak positif bagi masyarakat.

“Program LEAD Indonesia ini harus terus ada karena penting sekali untuk terus memberikan dukungan kepada komunitas-komunitas lokal. Jika komunitas bisa berdaya, maka akan lebih maksimal dalam mengidentifikasi permasalahan sosial di masyarakat. BCF harus terus mendukung para komunitas ini agar bisa bersinergi dengan mitra yang lain, termasuk pemerintah,” jelas Senior Multi Sector Partnership Advisor USAID TB STAR Wadah Kemitraan Penanggulangan TB (WKPTB) Kemenko PMK Ferdiana Yunita.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2018, hingga kini BCF memiliki 105 lembaga sosial yang menjadi fellow melalui program LEAD Indonesia dengan jangkauan penerima manfaat di 238 kabupaten/kota di Indonesia.

“Melalui program ini kami berharap BCF bisa turut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2030. Turunan dari 4 cluster dalam program LEAD Indonesia merupakan hal-hal yang harus dicapai untuk memenuhi SDGs 2030,” jelas Founder & Chairman BCF Anindya Bakrie dalam kesempatan berbeda.

Salah satu peserta turut merasakan manfaat dari keikutsertaannya dalam program ini. Salah satunya Surahmansah Direktur Jenewa Madani Indonesia dari cluster eliminasi TBC.

Ia mengaku sangat beruntung mendapatkan pendampingan mentoring terutama untuk desain program.

“Bersyukur sekali bisa terlibat dalam program pengembangan kapasitas ini. Terlebih kami selama kurang lebih 3 bulan didampingi oleh para mentor hebat yang membantu kami memetakan masalah hingga mendesain program kolaboratif yang memiliki manfaat bersama,” jelasnya saat sesi pitching.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahun ini, LEAD Indonesia mengusung tema “Meningkatkan Kemampuan Desain Program untuk Keberhasilan dan Keberlanjutan Organisasi Sosial dalam Menghimpun Dana”.

Diharapkan melalui program ini lembaga sosial yang terlibat mampu membuat desain program yang efektif juga kolaboratif. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Pihak dr Richard Lee Mulai Gerah, Kuasa Hukum Beri Peringatan Keras untuk Doktif

Pihak dr Richard Lee Mulai Gerah, Kuasa Hukum Beri Peringatan Keras untuk Doktif

Di tengah proses hukum yang dijalani dr Richard Lee, kuasa hukum beri peringatan keras untuk Doktif. Abdul Haji Talaohu ungkap kliennya tak nyaman dengan Doktif
Peringatan Keras Gubernur Malut Sherly Tjoanda: ASN Telat Input Data Gaji? Kepala OPD Siap-Siap Saja

Peringatan Keras Gubernur Malut Sherly Tjoanda: ASN Telat Input Data Gaji? Kepala OPD Siap-Siap Saja

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengeluarkan instruksi keras terkait kedisiplinan administrasi dan target pendapatan daerah di hadapan ribuan pegawainya. 
Bukayo Saka Kirim Arsenal ke Final Liga Champions usai Tumbangkan Atletico Madrid 1-0

Bukayo Saka Kirim Arsenal ke Final Liga Champions usai Tumbangkan Atletico Madrid 1-0

Gol tunggal Bukayo Saka berhasil mengantarkan Arsenal melenggang ke final Liga Champions 2025-2026. Mereka menang tipis dengan skor 1-0 atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Selengkapnya

Viral