News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nyanyikan Salam Kristen Sampai Azan Nyeleneh, Berikut Deretan Kegiatan Ponpes Al Zaytun yang Menuai Kontroversi

Kegiatan keagamaan yang dilakukan di dalam Al Zaytun beberapa kali menuai kontroversi, mendapakan sorotan serta kecaman dari publik setel viral di media sosial.
Selasa, 16 Mei 2023 - 22:42 WIB
Kegiatan Salat Ied di Ponpes Al Zaytun
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan nama Pondok Pesantren Al Zaytun Ma'had yang berada di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tengah mendapakan sorotan dari publik setalah beberapakali menuai kontroversi dari berbagai kegiatan yang dialkukan didalamnya

Kegiatan keagamaan yang dilakukan di dalam Al Zaytun beberapa kali membuahkan kontroversi, belakangan yan tengah viral di media sosial adalah pengucapan salam yang tak lazim digunakan pada pondok pesantren pada umumnya yang disebut sebagai 'salam Kristen'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya ada juga kontroversi dimana saat ibadah salat Idulfitri 1444 H yang mencapurkan jemaah wanita dan lelaki di satu shaf salat yang sama.

Sampai akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu dan juga Jawa Barat pun turun tangan terkait dengan kontroversi-kontro versi yang terjadi di dalam Ponpes Al-Zaytun.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Indramayu dan juga Jawa Barat, mengatakan kalau pihak MUI tidak mengetahui cara beribadah yang dilakukan di Ponpes Al-Zaytun yang banyak menuai kontroversi.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini fakta dari sederet kontroversi yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Zaytun yang  viral di media sosial hingga mendapat kecaman dari publik.

1. Nyanyikan 'Salam Kristen'

Sebuah video sempat viral di media sosial ketika salah satu akun instagram @say.kocak mengunggah rekaman yang menunjukan pemimpin Ponpes Al-Zaytun memimpin ucapan 'Salam Kristen' lengkap dengan nyanyiannya pada hari Minggu (7/5/2023).

Video tersebut menunjukan pimpinan Ponpes Al-Zaytun yakni Pandji Gumilang mengajak para santri untuk menyanyikan 'Salam Kristen' yang merukaan ucapan salam untuk umat Kristiani.

"Saya mengajak saudara-saudara untuk mengucapkan salam yang tidak Assalamualaikum saja, sambil kita bernyanyi, saya kira yang hadir walaupun tidak pandai, tapi bisa bernyanyi. Kita ucapkan kepada sahabat kita "havenu shalom aleichem", dalam bentuk bernyanyi. Silahkan berdiri, karena ini satu suro," ujar Panji Gumilang dalam video yang diunggah Instagram @say.kocak, yang dikutip Selasa (9/5/2023)

Pada acara tersebut diketahui dihadiri juga oleh mantan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim yang ikut berdiri terlihat bingung menyaksikan Pandji Gumilang, memandu acara salam Kristen tersebut.

Mendapatkan narasi seperti itu, Lucky Hakim yang saat ini sudah menjadi mantan Wakil Bupati Indramayu memberikan komentar di kolom unggahan akun tersebut. 

"Itu tahun lalu waktu saya masih jadi kepala daerah di Indramayu dan diundang sebagai kepala daerah. Di dalam pesantren ada tanah garapan pertanian modern dan peternakan modern. Selebihnya saya tidak terlalu mendalami kurikulum dan apapun tentang teknis pengajaran. Jadi mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak al zaitun bila mana ada yang mau tahu tentang metode dan ajarannya," tulis Lucky Hakim.

Melihat kembali viralnya ponpes Al-Zaytun soal 'Shalom Aleichem' yang merupakan ciri khas salam kaum nasrani, warganet pun mengecam tindakan Pandji Gumilang. bahkan, tak sedikit warganet yang mengatakan jika apa yang dilakukannya tak pantas. 

Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak Ponpes Al-Zaytun terkait dengan ajakan menyanyikan 'Salam Kristen' yang dipimpin langsung oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Pandji Gumilang.

2. Jemaah Laki-laki dan Wanita Salat di Shaf yang Sama

Pada momen ibadah salat Idulfitri 1444 H yang jatuh pada tanggal 22 April kemarin, ibadah salat Ied yang dilakukan di Ponpes Al-Zaytun menuai kontroversi setelah terlihat ada jemaah wanita yang berdiri dan melaksanakan salat di barisan depan di antara para laki-laki.

Hal tersebut viral di media sosial setelah akun instagram resmi Ponpes Al-Zaytun yakni @kepanitiaanalzaytun mengunggah sebuah foto yang menunjukan kondisi salat ied dimana terdapat jemaah wanita yang berdiri bercampur dengan jemaah laki-laki pada hari Sabtu (22/4/2023) kemarin.

Bukan hanya ada jamaah perempuan di posisi paling depan di antara laki-laki, pada saat salat Idulfitri itu juga terlihat shaf salat dimana posisi setiap jamaah dibuat berjarak

Terkait kontroversi tersebut, pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu telah menerima penjelasan dari pimpinan Mahad Al-Zaytun Indramayu, terkait pelaksanaan salat Idulfitri 1444 H yang viral di media sosial.

Perwakilan dari Kemenag menjelaskan kalau pihak Ponpes Al-Zaytun mengambil dasar hukum dari Alquran Surat Al Mujadalah ayat 11. 

Yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu," Berilah kelapangan didalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu"

Selain itu, disampaikan pula bahwa Islam tidak melarang pelaksanaan shalat berjarak. Malah dianjurkan memberikan ruang kepada orang agar jangan terlalu berdesak-desakan.

3. Azan Nyeleneh

Tak lama berselang setelah kontroversi bercampurnya jemaah wanita dan laki-laki saat salat Idul Fitri 1444 H kemarin, Ponpes Al-Zaytun kembali menuai kontroversi setelah kembali beredar sebuah video yang viral yang memperlihatkan gaya adzan sholat Jumat yang berbeda dari biasanya.

Video berdurasi kurang dari satu menit yang diunggah oleh akun instagram @say.viideo itu memperlihatkan seorang muadzin yang mengumandangkan adzan sholat Jumat lain dari biasanya.

Dalam video tersebut muadzin yang memakai jas lengkap dengan dasi berwarna biru, sepatu serta peci berwarna hitam yang nampak seperti jemaah Ponpes Al Zaytun.

Pada setiap lantunan azan yang dikumandangkan tersebut selalu diikuti dengan gerakan tangan yang berbeda dari biasanya. Terlihat juga para santri juga mengikuti lantunan adzan tersebut dan disertai dengan shaf sholat yang memiliki jarak antar jamaahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya itu, sang muadzin melantunkan azan dengan menghadap para santri, bukan kearah kiblat sebagaimana yang dilakukan oleh umat Islam kebanyakan. Namun, tidak dijelaskan lebih lengkap soal kapan peristiwa adzan "nyeleneh" tersebut.

(oro/muu/mii/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Periksa Saksi, KPK Telusuri Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq soal Penukaran Valas

Kembali Periksa Saksi, KPK Telusuri Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq soal Penukaran Valas

KPK kembali memeriksa saksi terkait kasus Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
Terkejut Lihat Murid Sekolah Rakyat Kebingungan Ditanya Matematika Dasar, Sherly Tjoanda: Guru Sudah Impor dari Jawa

Terkejut Lihat Murid Sekolah Rakyat Kebingungan Ditanya Matematika Dasar, Sherly Tjoanda: Guru Sudah Impor dari Jawa

Sherly Tjoanda terkejut ketika mengetahui murid di Sekolah Rakyat masih kebingungan saat ditanya soal matematika dasar. Gubernur Malut tersebut beri pesan bijak
Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Pengunduran diri Megawati Hangestri dari Timnas voli putri Indonesia menarik perhatian media asing yang kemudian menyoroti sosok muda Khanza Putri sebagai.
Terpopuler: Gaji Fantastis Megawati Hangestri, Timnas Punya Opsi Kiper Keturunan 199 Cm, Skuad Garuda Dapat Hadiah dari FIFA

Terpopuler: Gaji Fantastis Megawati Hangestri, Timnas Punya Opsi Kiper Keturunan 199 Cm, Skuad Garuda Dapat Hadiah dari FIFA

Sejumlah kabar panas dari dunia olahraga kembali menyita perhatian publik. Mulai soal kabar Megawati Hangestri, hingga pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Mabes TNI Gusur 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan, Kapuspen: Mereka Tidak Berhak

Mabes TNI Gusur 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan, Kapuspen: Mereka Tidak Berhak

umah-rumah tersebut diketahui ditempati oleh pihak yang sudah tidak lagi memiliki hak, yakni anak dari purnawirawan TNI yang telah meninggal dunia.
Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Rekrut Middle Blocker Asing untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Rekrut Middle Blocker Asing untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut middle blocker asing asal Kuba, Robertlandy Simon untuk AVC Champions League 2026.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Gubenrur Sherly Tjoanda pernah mengunjungi Desa Kusu, Kepulauan Tidore, Maluku. Ada momen lucu terjadi karena ia menguji kepintaran anak-anak di sana.
Selengkapnya

Viral