News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Coret-Coret Tempat Publik di Jalan Utama Kabupaten Sukabumi, Empat Remaja Diamankan

Mereka mencorat-coret dinding salah satu sekolah negeri dengan gambar alat vital pria dan tulisan "Loser" menggunakan cat semprot.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 6 November 2021 - 11:53 WIB
Vandalisme di Dinding Nama Sebuah Sekolah di Cibadak, Kabupaten Sukabumi
Sumber :
  • Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - Empat orang remaja diamankan aparat Polsek Cibadak, Resor Sukabumi karena kedapatan melakukan aksi coret-coret atau vandalisme di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, Cibadak. Empat remaja itu beraksi pada Sabtu (6/11/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.

Mereka mencorat-coret dinding salah satu sekolah negeri dengan gambar alat vital pria dan tulisan "Loser" menggunakan cat semprot.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi langsung bergerak cepat untuk mengamankan ke empat pelaku vanadalisme tersebut setelah mereka kedapatan setelah melakukan aksinya.

"Petugas piket SPKT regu III Polsek Cibadak yang diawaki oleh Brigadir Rian Rinaldi serta Briptu Rio Herlambang melakukan kegiatan patroli biru di sekitaran wilayah hukum Polsek Cibadak. Saat melintasi rute Jalan Perintis Kemerdekaan anggota melihat sekelompok remaja berlarian," kata Panit Polsek Cibadak Ipda Sapri.

Menurut Sapri para remaja itu terlihat ketakutan saat berlarian. Petugas kemudian memonitor lokasi tempat para remaja tersebut terlihat berkerumun. Di tempat itu ditemukan coretan gambar yang baru dibuat bergambar alat vital pria dan tulisan loser.

"Petugas memeriksa TKP dan memotret sejumlah coret-coret pada dinding tersebut, kemudian petugas langsung bergegas mengejar sekelompok remaja yang berlarian ke arah pertigaan simpang ratu tepatnya di belakang SPBU Cipanas Cibadak, kelompok remaja sesuai informasi warga berlari ke arah gang belakang SPBU tersebut," ucap Sapri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak lama petugas mengamankan empat remaja beserta cat semprot yang diduga digunakan untuk aksi vandalisme. Petugas menduga mereka juga sebagai pelaku aksi vandalisme di sepanjang Jalan Perintis kemerdekaan.

"Petugas dibantu warga setempat mengamankan remaja yg diduga melakukan aksi vandalisme tersebut, sampai akhirnya berhasil diamankan 4 orang remaja sedangkan untuk alat cat pilok, diduga dibuang saat melarikan diri. Selanjutnya 4 orang remaja tersebut dibawa ke kantor Polsek Cibadak untuk didata pemeriksaan awal," ujar Sapri. (Rizki Gustana/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

Resmi! AFC Tunjuk Indonesia sebagai Salah Satu Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031

AFC resmi memasukkan Indonesia sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Garuda akan bersaing dengan Australia, India, Korea, dan Kuwait untuk jadi penyelenggara.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Menang, Indonesia 2-1 Hong Kong

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Mutiara Ayu Puspitasari berhasil membawa Indonesia berbalik unggul 2-1 atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Penjadwalan Pemeriksaan Pertama sebagai Tersangka, Polisi Masih Tunggu Kehadiran Bahar Bin Smith

Bahar Bin Smith dijadwalkan pemeriksaan perdana usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Banser.
Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Heboh, Bayi Laki-Laki Ditemukan Warga di Bawah Meja Warung Gorengan di Lumajang

Suasana pagi yang dingin di sekitar Jembatan Curah Kebo, Desa Kandangan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, mendadak berubah haru setelah warga mendengar suara tangisan bayi dari sebuah warung gorengan, Rabu (4/2/2026) pagi.
Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Aktivitas Ridwan Kamil di Luar Negeri Disorot, KPK Buka Opsi Periksa Aura Kasih

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan penyidik akan memeriksa pihak-pihak yang dinilai mengetahui aktivitas tersebut, termasuk aspek pembiayaannya.
Prabowo Kembangkan Tenaga Nuklir hingga 7 Gigawatt, Investor Global Mulai Masuk

Prabowo Kembangkan Tenaga Nuklir hingga 7 Gigawatt, Investor Global Mulai Masuk

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto membuka babak baru dalam peta energi nasional dengan memutuskan pengembangan tenaga nuklir skala besar hingga 7 Gigawatt.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT