GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Sangat Meresahkan, Wali Kota Medan Bobby Nasution Minta Polisi Tembak Mati Begal

Keputusan tembak mati begal diambil Wali Kota Medan Bobby Nasution karena menurutnya aksi kriminalis di Kota Medan, khususnya begal sudah sangat meresahkan. 
Jumat, 14 Juli 2023 - 05:05 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution Minta Polisi Tembak Mati Begal yang meresahkan masyarakat
Sumber :
  • Tim TvOne/ Bahana

Medan, tvOnenews.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution minta aparat kepolisian untuk tembak mati begal.

Keputusan itu diambil Wali Kota Medan Bobby Nasution karena melihat situasi yang ada di Kota Medan. Menurutnya aksi kriminalis, khususnya begal ini sudah sangat meresahkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah banyak korban, baik itu korban luka, korban sampai meninggal dunia. Bahkan aksinya ini ada yang menggunakan senjata tajam, dan yang terakhir, yang berhasil ditembak mati oleh Polrestabes Medan ini menggunakan air spftgun," ungkapnya dalam tanyangan Apa Kabar Indonesia Siang tvOne, Kamis (13/7/2023).

Meski menggunakan air softgun, menurutnya hal itu tetap mengancam dan membahayakan nyawa korban begal. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution minta polisi tembak mati begal yang meresahkan masyarakat. (tvOne/Bahana)

"Sudah banyak sekali di Medan korban yang meninggal dunia. Bahkan ada yang dibegal di depan anak istrinya, anak istrinya mengalami trauma," tambahnya.

Menurutnya Pemkot Medan harus menindak tegas begal dengan tembak mati karena dampaknya tidak hanya dirasakan korban saja, melainkan seluruh masyarakat Kota Medan.

“Seluruh masyarakat kota Medan ini merasakan dampaknya (dari begal), yang jualan jadi takut, ini yang mahasiswa mahasiswi mungkin yang sekolah di wilayah Kota Medan kalau memang harus pulang sudah larut malam ataupun sudah malam hari jadi takut. Bahkan banyak yang komen sama saya ini di atas jam 9 saja mau keluar rumah udah takut,” tutur Bobby.

Menurutnya tindakan tegas berupa tembak mati begal ini dilakukan melalui prosedur-prosedur di kepolisian. 

"Saya tidak intervensi bagaimana prosedurnya, tapi saya menyampaikan ini para pelaku begal, kriminal ini banyak yang residivis keluar masuk (penjara)," katanya. 

Artinya kejadian begal ini dilakukan para pelaku bukan hanya sekali dua kali saja, tapi berulang kali. 

Bobby menegaskan jika begal ini sudah mengancam nyawa, bukan hanya korban tapi kegiatan ekonomi di wilayah Kota Medan juga akan sangat terganggu kalau terus dibiarkan.

"Kami sampaikan untuk bertindak tegas adalah aparat yang berwenang. Kami tidak pernah mengajak masyarakat untuk bertindak sewenang-wenang kepada para pelaku. Kami tidak pernah mengajak masyarakat untuk bertindak gegabah, yang kami mintakan bertindak tegas aparat yang memang bewenang mealakukan tugasnya," tuturnya.

Sadar keputusannya soal tembak mati begal di Kota Medan mengundang berbagai reaksi, Bobby mengaku tak akan mencabut keputusan itu.

"Selagi masyarakat Kota medan membutuhkan tindakan tegas, saya tidak akan mencabut itu. Saya tetap berdiri di depan masyarakat Kota Medan untuk tetap ditindak tegas pelaku kejahatan ini," tegasnya.  

Menurutnya selama ini masyarakat Kota Medan memang telah menunggu pergerakan nyata dari pihak yang berwajib.

"Bukan mereka melakukan movement sendiri, mereka melakukan gerakan sendiri yang justru membahayakan. Justru mendorong pihak yang berwajib untuk melakukan tindakan tegas," pungkasnya.

DPRD Medan Sepakat Dukung Bobby Nasution Tembak Mati Begal Sadis

Maraknya aksi geng motor (gemot) dan begal yang melakukan tindakan kriminalitas pencurian kendaraan bermotor, membuat masyarakat Kota Medan resah saat melintas di jalanan. 

Sebab, banyak pengguna jalanan yang mengendarai sepeda motor, khususnya pada malam hari menjadi target atau sasaran geng motor yang membawa senjata tajam (sajam). 

Tak pandang usia, baik remaja hingga dewasa pun menjadi sasaran begal. 

Gerah dengan kasus kejahatan yang memakan banyak korban tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Daniel Pinem mengatakan setuju dengan pernyataan Wali kota Medan untuk menembak mati para begal sadis.

"Saya sangat mengapresiasi dan sepakat adanya sikap tegas dari pak Wali Kota, Bobby Nasution yang memerintahkan Polrestabes Medan dan Polres Belawan agar bersikap tegas untuk menembak mati begal," kata Daniel, Kamis (13/7/2023).

"Saat ini, bukan masyarakat saja yang takut keluar malam. Saya juga sekarang ngerih-ngerih sedap kalau pulang malam," tambahnya.

Daniel meminta pihak Kepolisian untuk rutin melakukan patroli pada malam hari dan tetap siaga dengan aksi kejahatan yang sedang marak dan dianggap sebagai citra buruk bagi Kota Medan saat ini. 

"Kita minta agar Polrestabes Medan dan Polres Belawan hingga jajarannya ke Polsek-Polsek tetap siaga untuk patroli malam," tegasnya.  

Ia juga meminta kepada masyarakat juga jangan melakukan pembiaran jika ada gerak-gerik remaja yang mencurigakan. 

"Terutama bagi orangtua supaya lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat pada kegiatan-kegiatan yang negatif, seperti ikut-ikutan geng motor dan begal hingga terjerumus ke pengguna narkoba. Jika ada aktivitas yang mencurigakan jangan takut untuk melapor," tutup Daniel. (zul/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: PBVSI Resmi Panggil Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel

Update Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia: PBVSI Resmi Panggil Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia, di mana Rama Fazza Fauzan dan Alfin Daniel menjadi amunisi tambahan skuad Garuda.
Dengan Senyum Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Penghargaan Penanganan Kemiskinan, Stunting, dan Pengangguran

Dengan Senyum Manis, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Penghargaan Penanganan Kemiskinan, Stunting, dan Pengangguran

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil mendapatkan penghargaan dari Kemendagri dalam penanganan kemiskinan, stunting, dan pengangguran sebagai Gubernur Maluku Utara.
Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Sherly Tjoanda Ucapkan Pesan Menohok di Hadapan Pejabat Daerah, Tak Takut-takut Singgung Soal APBN

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda belakangan ini kerap menjadi sorotan publik. Baru-baru ini ia kembali menjadi sorotan usai menghadiri Musrenbang RKPD 2027
4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

4 Pemain Dicoret dari Timnas Voli Putri Korea Selatan, Jung Ho-young Mantan Rekan Megawati Hangestri Mundur

Terdapat empat pemain yang resmi dicoret dari skuad Timnas Voli Putri Korea Selatan. Salah satunya ada mantan rekan setim Megawati Hangestri di Red Sparks yakni Jung Ho-young.
Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Mercy Barends Soal Konflik di Halmahera Utara: Kedepankan Pendekatan Restorative Justice

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Maluku, Mercy Chriesty Barends, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap dinamika penegakan hukum yang terjadi di Halmahera Utara
Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi Geram Pekerja Pembibitan Pohon Dialihkan Tugasnya, Beri Teguran Keras kepada Kadis Kehutanan: Macam-macam

Dedi Mulyadi geram usai menemukan pekerja pembibitan pohon di kawasan reboisasi Puncak justru dialihkan untuk mengurus proyek kopi, hingga memberi teguran keras

Trending

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Jawaban Tegas Gubernur Jabar KDM setelah Namanya Dijual oleh Oknum yang Mengaku sebagai Orang Terdekatnya

Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin mengungkap reaksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas namanya dicatut oleh oknum untuk kepentingan pribadi.
Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Kecurigaan KDM Semakin Terang Benderang? Priyo Kembali Ungkap Fakta 4 Nama Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu

Terdakwa Priyo Bagus Setiawan kembali membuat kecurigaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terang benderang soal Ririn Rifanto sebut 4 nama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gebrakan KDM Sikapi Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Buat Sayembara Temukan Aman Yani: Saya Kasih Rp750 Juta

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membuat sayembara bawa Aman Yani, sosok disebut jadi pelaku utama kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Selengkapnya

Viral