GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karma Instan Ferdy Sambo? Habib Bahar bin Smith Singgung Kasus KM 50: Sambo Penjahat dan Biadab atau Tidak? Dijawab oleh Jemaah....

Habib Bahar bin Smith singgung karma instan Ferdy Sambo atas kasus KM 50 yang menewaskan 6 laskar FPI. Ia akan terus menyuarakan kebenaran dan keadilan atas
Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:51 WIB
Karma Instan Ferdy Sambo? Habib Bahar bin Smith Singgung Kasus KM 50: Sambo Penjahat dan Biadab atau Tidak? Dijawab oleh Jemaah....
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvonenews.com - Dalam salah satu ceramahnya, Habib Bahar bin Smith menyinggung vonis hukuman untuk Ferdy Sambo yang merupakan karma instan dari kasus KM 50 yang menewaskan 6 laskar.

Habib Bahar bin Smith juga menyampaikan bahwa ia akan terus membela keadilan dan kebenaran atas kasus yang menimpa anak bangsa, terutama kasus KM 50 yang menewaskan 6 orang laskar FPI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahar pun menyampaikan bahwa, jasadnya bisa dipenjarakan namun suara-suara keadilan dan kebenaran akan terus ia sampaikan.

Simak pernyataan Habib Bahar bin Smith soal karma instan Ferdy Sambo, penjahat dan pembunuh polisi serta singgung kasus KM 50, berikut ini.

Karma Instan Ferdy Sambo? Habib Bahar bin Smith Singgung Kasus KM 50: Sambo Penjahat dan Biadab atau Tidak? Dijawab oleh Jemaah....Source: kolase tim tvOnenews

Dilansir Rabu (09/08/23) dari tayangan YouTube channel Sudar Prod dengan judul "Ceramah Habib Bahar bin Smith wasiat kepada Pemuda-pemudi," yang diunggah pada 20 November 2020.

"Alhamdulillah terbukti dalam persidangan bahwa saya, tidak sama sekali menyampaikan berita bohong, saudara-saudara. Hadirin sekalian yang saya bela adalah para laskar-laskar, para syuhada yang wafat, yang meninggal dunia. 

Habib Bahar bin Smith dalam ceramahnya menyampaikan bahwa satu polisi wafat dibunuh, dan dibantai dengan keji dan difitnah oleh Ferdy Sambo.

"Hadirin sekalian, satu polisi meninggal dunia, dibunuh, dibantai dengan keji. Udah dibunuh, difitnah lagi, sama siapa? Sama Sambo saudara-saudara," ujar Habib Bahar bin Smith.

"Saya tanya Sambo biadab apa tidak? Biadab apa tidak? Bejat apa tidak? Penjahat apa bukan? Bajingan apa bukan?. Anak buahnya aja dibunuh, apalagi yang laen," tegas Habib Bahar bin Smith.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Habib Bahar bin Smith, sesama polisi saja masih dimakan oleh Ferdy Sambo, apalagi yang bukan polisi. Ia pun menyampaikan bahwa hanya karena kasus pembunuhan Brigadir J, satu Indonesia menjadi geger.

"Itu satu polisi yang wafat. Maka bagaimana dengan 6 laskar saudara-saudara? Apakah mereka bukan bangsa Indonesia? Apakah mereka bukan rakyat? Apakah mereka bukan anak-anak bangsa?," tanya Habib Bahar bin Smith dengan tegas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral