GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir dan Longsor Kembali Landa Tiga Lokasi di Kota Jember Jawa Timur

Banjir luapan aliran Sungai Kali Tapen disebabkan karena tumpukan bambu menyumbat arus sungai Kali Tapen di Jembatan Jalan Jalur Lumajang-Jember, Dusun Klatakan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. Dampak banjir itu dari pantauan TRC BPBD Jember berlanjut ke lokasi lain.
Jumat, 19 November 2021 - 06:12 WIB
Seorang Warga yang Berdiri di Depan Rumahnya yang Terendam Banjir
Sumber :
  • Sinto
Jember, Jawa Timur - Banjir luapan aliran Sungai Kali Tapen disebabkan karena tumpukan bambu menyumbat arus sungai Kali Tapen di Jembatan Jalan Jalur Lumajang-Jember, Dusun Klatakan, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. Dampak banjir itu dari pantauan TRC BPBD Jember berlanjut ke lokasi lain.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekitar pukul 23.30 WIB, warga di Dusun Rowotapen, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul, kini juga terdampak banjir dari luapan sungai Kali Tapen itu.
 
Arus air yang deras merendam puluhan rumah di wilayah tersebut. Saat ini tim TRC BPBD Jember masih melakukan asessment terhadap warga terdampak banjir.
 
Dari data yang dirilis oleh Pusdalops BPBD Jember sekitar pukul 23.30 WIB, Kamis (18/11/2021) malam. Bencana yang terjadi tidak banjir, diketahui juga ada bencana longsor yang terjadi di wilayah Kecamatan Bangsalsari.
 
"Dari data sementara yang dihimpun Pusdalops BPBD Jember. Untuk kejadian bencana di Jember Kamis malam ini, yakni Banjir dan Longsor. Diawali dari hujan lebat yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB," kata Anggota Pusdalops BPBD Jember Rheza Pratama saat dikonfirmasi di lokasi bencana, Jumat (19/11/2021) dini hari.
 
Rezha menjelaskan, karena hujan lebat tersebut sekitar pukul 19.20 WIB aliran sungai Kali Tapen meluap.
 
"Karena tidak mampu menampung debit air. Sehingga terdampak ke rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Mengakibatkan banjir dengan ketinggian air kurang lebih 30 - 100 cm," ucapnya.
 
Secara rinci data dari Pusdalops sebagai berikut.
 
1. Lokasi Banjir Pertama di Desa Bangsalsari, Kecamatan Bangsalsari. 20 rumah terendam air ketinggian kurang lebih 90 cm, tembok Ponpes MHI jebol 10 meter, dan kurang lebih 300 santri/santriwati diungsikan ke tempat aman. Bersama 12 kelompok warga rentan yakni balita dan lansia.
 
2. Lokasi Banjir Kedua di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. 59 rumah terendam air dengan ketinggian 20 - 80 cm, 1 musala terdampak banjir, dan 7 orang kelompok warga rentan yakni balita dan lansia diungsikan ke tempat aman.
 
3. Lokasi Bencana Tanah Longsor di Desa Banjarsari, Kecamatan Bangsalsari. Diketahui tanah longsor menutup jalan sepanjang kurang lebih 35 meter.
 
"Untuk kondisi terkini, banjir di Desa Klatakan banjir sudah surut, dan hanya merendam rumah warga kurang lebih 15 - 20 menit. Kemudian untuk bencana tanah longsor dilakukan proses asessmen dan pembersihan, saat ini TRC BPBD Jember masih berusaha membersihkan dampak longsoran," jelasnya. (sinto/ade)
 
Lebih lanjut Rezha menyampaikan, terkait dampak banjir di Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul. Saat ini memberikan dampak banjir di wilayah Dusun Rowotapen, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul.
 
"Saat ini masih dilakukan asessmen, kita masih menunggu laporan dari tim TRC BPBD Jember di sana," katanya.
 
Terpisah menurut Koordinator TRC BPBD Jember Sukirno, untuk dampak banjir aliran Sungai Kali Tapen di Dusun Rowotapen, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul.
 
"Saat ini masih asessmen, untuk ketinggian air sekitar 70 - 100 cm. Ini masih dilakukan pendataan korban warga yang terdampak banjir," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Sukirno juga menambahkan, terkait laporan adanya rumah warga yang ambruk. "Saat kami tinjau kondisi aman dan info tersebut tidak benar. Karena yang rusak hanya kandang ayam dan sudaj tertangani," pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar

KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset rampasan negara senilai Rp16,39 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tyson Fury Sudahi Kontroversi dengan Oleksandr Usyk, The Gypsy King Kini Fokus Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov

Tyson Fury Sudahi Kontroversi dengan Oleksandr Usyk, The Gypsy King Kini Fokus Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov

Tyson Fury telah mengakhiri kontroversinya pasca dua kali bertarung dengan Oleksandr Usyk di masa lalu. The Gypsy King kini memilih fokus di duel comebacknya melawan Arslanbek Makhmudov.
Sempat Dilarang FIFA, Striker Keturunan Ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia usai PSSI Pastikan John Herdman Tak Dapat Pemain Keturunan Baru

Sempat Dilarang FIFA, Striker Keturunan Ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia usai PSSI Pastikan John Herdman Tak Dapat Pemain Keturunan Baru

Sempat dilarang FIFA, striker naturalisasi ini kini berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 setelah PSSI memastikan tak tambah pemain baru.
Lewis Hamilton Hadapi Tantangan Baru di Ferrari: Insinyur Balap Berganti

Lewis Hamilton Hadapi Tantangan Baru di Ferrari: Insinyur Balap Berganti

Lewis Hamilton menghadapi awal musim yang menantang bersama Ferrari setelah pergantian insinyur balapnya.
Oknum Kepala Dusun di Jombang Kepergok Selingkuh, Aksi Direkam Anak-anaknya Hingga Viral

Oknum Kepala Dusun di Jombang Kepergok Selingkuh, Aksi Direkam Anak-anaknya Hingga Viral

Seorang oknum Kepala Dusun (Kasun) di Kecamatan Mojoagung, Jombang yang kepergok diduga selingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki anak.
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Terkini 4 Anak Korban Perdagangan Orang di Pedalaman Sumatra

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Terkini 4 Anak Korban Perdagangan Orang di Pedalaman Sumatra

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengungkapkan terkait kondisi terkini empat anak korban dugaan TPPO di wilayah Sumatra.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT