GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kisruh Rempang, Mardigu Wowiek: Perjuangan Pahlawan Melayu 'Kalah' di Tangan Pejabat Sendiri? Investor Asing kok Disayangi?

Mardigu Wowiek kritik keras adanya kisruh di Pulau Rempang, Mardigu pertanyakan keberpihakan pemerintah, ingatkan tentang sejarah pahlawan Melayu di Rempang.
Selasa, 26 September 2023 - 11:18 WIB
Mardigu Wowiek tentang kisruh di Pulau Rempang
Sumber :
  • kolase

tvOnenews.com - Kisruh di Pulau Rempang kini masih terus bergulir dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat yang mengundang komentar dari berbagai macam tokoh.

Mulai dari tokoh politik hingga tokoh agama ikut menyoroti polemik yang sedang terjadi di Pulau Rempang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak terkecuali Mardigu Wowiek atau juga biasa dikenal sebagai Bossman Mardigu, yang turut menyikapi persoalan di Pulau Rempang, terutama menyoroti sikap pemerintah terhadap investor asing.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Bossman Mardigu, berikut pandangannya terhadap kasus di Rempang.

Dalam bagian awal video, terlihat sebuah tampilan manuskrip kuno yang tersimpan di Perpustakaan Leiden Belanda sejak 1642.

Dalam manuskrip tersebut, disebutkan bahwa Pulau Rempang sudah tercatat berpenduduk Bangsa Melayu.

Kemudian Mardigu Wowiek membahas soal sejarah singkat para pejuang Tanah Melayu dalam sejarah Kemerdekaan Indonesia.

"Yang mungkin pemimpin kita lupa sejarah sehingga permintaan investor asing akan lahan yang harus mengusir penduduk asli Melayu di Rempang, Batam demi asing demi uang pinjaman," ujar Mardigu.

"Rakyat yang dijanjikan diberi sertifikat menjadi terlupakan," lanjutnya.

Lahir Desember 1893, Sultan Syarif Kasim II merupakan Sultan Siak ke-12 dengan gelar Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Syaifudin.

Saat Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, Sultan Syarif Kasim II memutuskan bergabung dengan NKRI.

Tidak hanya itu, atas nama Kesultanan Siak, Sultan Syarif Kasim II juga dengan sukarela menyumbangkan 14 juta Gulden Belanda atau kurang lebih senilai 50-100 triliun rupiah di masa sekarang. 

Bahkan, Sultan Syarif Kasim II juga aktif membujuk para sultan di Tanah Melayu, mulai dari Aceh, Lampung, hingga Kalimantan agar bergabung dengan NKRI.

Selanjutnya Mardigu Wowiek mengisahkan perjuangan pahlawan Melayu lainnya yaitu Hang Tuah, seorang laksamana dari Kesultanan Malaka.

Hang Tuah ini bukan orang sembarangan karena mampu berbicara 12 bahasa yang kala itu merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai.

Dari bahasa, Hang Tuah mampu memberikan pengaruh besar, terutama dalam penyebaran bahasa Melayu ke seluruh penjuru Nusantara.

"Merekalah yang mewarnai dan membentuk negara ini seperti sekarang adanya," tegas Mardigu.

Mardigu menyayangkan kenapa justru kini investor asing lebih diutamakan dan disayangi dibanding keturunan para pejuang bangsa.

"Lalu kemudian mengapa investor asing sekarang lebih disayangi dari pada para pejuang bangsa dan pejuang negara ini," ujar Mardigu.

"Sehingga keturunannya pun diusir dari tanahnya sendiri," sambungnya.

Mardigu Wowiek kemudian mengingatkan bahwa menurutnya Indonesia tidak mendapatkan banyak hal dari investasi asing yang selama ini digencarkan.

"Indonesia dapat apa, wahai pejabat, jawab, Indonesia dapat apa," kata Mardigu.

"GDP per kapita 8 tahun ini naiknya hanya 30 persen," lanjutnya.

Per tahunnya hanya naik 3,8 persen, jauh di bawah India dan Vietnam

Ini jauh dibandingkan dengan keuntungan yang dikeruk oleh investor asing, nikel dan lain sebagainya dalam 8 tahun naiknya 500 persen.

"Kalau investornya 100 persen nasional, pribumi, putra bangsa, maka 400 triliun itu sudah naik 5 kali lipat, sudah ada Rp2000 triliun duitnya di Indonesia, bukan di banknya Tiongkok," tegas Mardigu.

Dengan begitu menurut Mardigu, mungkin 100 persen dalam 8 tahun, alias masyarakat lebih makmur 2 kali lipat dari sekarang.

"Kalau kalian pejabat bilang tidak punya modal orang Indonesianya, tidak punya rupiah orang Indonesianya, itu adalah pernyataan bodoh kalau keluar dari mulut pejabat," ujar Mardigu.

"Kita punya rupiah, cetak saja pakai underlyingnya proyek nikel, cetak saja pakai underlyingnya pasir silika untuk buat kaca, enggak usah Xinyi, bagaimana sih, hargai rakyat lah, hargai rupiah, dan hargai pejuang bangsa sendiri dong," lanjutnya.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Islam Makhachev Takut? Ilia Topuria Tuduh Petarung Dagestan Melarikan Diri dari UFC White House

Islam Makhachev Takut? Ilia Topuria Tuduh Petarung Dagestan Melarikan Diri dari UFC White House

Juara UFC kelas ringan, Ilia Topuria tegas menuduh Islam Makhachev sengaja menghindari pertarungan dengannya di UFC White House yang akan digelar 14 Juni 2026.
KPK Gelar Perkara OTT Rejang Lebong, Lima Ditetapkan Sebagai Tersangka

KPK Gelar Perkara OTT Rejang Lebong, Lima Ditetapkan Sebagai Tersangka

KPK menetapkan lima orang tersangka usai melakukan gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Senin (9/3/2026).
Daftar Diskon Tarif Tol 30 Persen hingga Ruas Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Catat Jadwalnya!

Daftar Diskon Tarif Tol 30 Persen hingga Ruas Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Catat Jadwalnya!

Ini daftar 29 ruas tol yang berlaku diskon tarif tol 30 persen hingga ruas fungsional gratis periode arus mudik Lebaran 2026, dari tol Trans Jawa-Kalimantan.
Promo Ramadhan Hypermart! Daging Segar Mulai Rp12 Ribuan, Buruan Sebelum Kehabisan

Promo Ramadhan Hypermart! Daging Segar Mulai Rp12 Ribuan, Buruan Sebelum Kehabisan

Promo Ramadhan hadir menjelang Idulfitri dengan harga daging segar mulai Rp12 ribuan, ayam hingga kurma dan buah segar diskon besar, berlaku 10–12 Maret 2026.
Sejarah Lagu Daerah Sumsel “Cuk Mak Ilang”, Kisah Pantun Cinta Palembang yang Kembali Populer

Sejarah Lagu Daerah Sumsel “Cuk Mak Ilang”, Kisah Pantun Cinta Palembang yang Kembali Populer

Tahukah kamu bahwa Sumatera Selatan memiliki banyak lagu daerah yang sarat makna budaya, salah satunya adalah “Cuk Mak Ilang”? Lagu tradisional ini dikenal luas
Drama Kartu Merah! Bhayangkara Bungkam 9 Pemain Arema 2-1 di Lampung

Drama Kartu Merah! Bhayangkara Bungkam 9 Pemain Arema 2-1 di Lampung

Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses meraih kemenangan dramatis saat menjamu Arema FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan Super League di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa (10/3/2026)

Trending

KPK Gelar Perkara OTT Rejang Lebong, Lima Ditetapkan Sebagai Tersangka

KPK Gelar Perkara OTT Rejang Lebong, Lima Ditetapkan Sebagai Tersangka

KPK menetapkan lima orang tersangka usai melakukan gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Senin (9/3/2026).
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI Kembali Lakukan Mutasi, Mayjen Lucky Avianto Dipromosikan jadi Pangkogabwilhan III

Panglima TNI mempromosikan Mayjen TNI Lucky Avianto sebagai Pangkogabwilhan III, menggantikan Letjen Bambang Trisnohadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT