News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocorkan Motif Tersembunyi Investasi Rempang, Marwan Batubara: China Bisa Tancapkan...

Baru-baru Direktur Eksekutif Indonesian Resources Study (IRESS), Marwan Batubara bicara konflik Rempang hingga bocorkan motif tersembunyi investasi Rempang, di
Senin, 2 Oktober 2023 - 07:11 WIB
Kolase Foto Marwan Batubara dan Konflik Unjuk Rasa Rempang
Sumber :
  • Istimewa - Kanal YouTube Refly Harun

"Hal ini sudah sering juga disebutkan, bahwa ini, tadinya ada hutan lindung. Ya ini sudah melanggar, bahwa melanggar tata ruang," pungkas Marwan Batubara. 

Sementara yang strategis, yakni memiliki peran strategis terhadap perekonomian, kesejahteraan sosial, pertahanan dan keamanan dan sebagainya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nah, kalau kita undang China ke daerah suatu yang kosong, lalu luasnya itu, sampai ribuan hektare, itu menjadi kesempatan China bisa menancapkan kuku," jelas Marwan Batubara.

Maka, Marwan Batubara katakan, apa yang disebutkan Said itu sangat benar. Mengapa? karena menurut Marwan Batubara kitreria strategis sudah dilanggar. 

Bahkan tak itu saja, masih ada kitreria oprasional. Di mana Marwan Batubara katakan, misalnya suatu proyek dikatakan opresional. 

"Maka itu proyek-proyek usulan baru harus memiliki kajian prastudi kelayakan. Namun ini tak ada, lalu bagaimana bisa membuat studi kelayakan, apalagi kalau emang ini swasta ya, itu tak akan dibuka," ujar Marwan.

"Apalagi, swasta itu sedang menjalankan agenda oligarki, cuci uang maupun kepentingan China dan Singapura," sambungnya menjelaskan. 

Maka dari itu, Marwan Batubara menilai proyek Rempang ini adalah sesuatu yang sangat relevan untuk ditolak. 

"Di mana modus yang digunakan menjadikan Proyek Rempang ini sebagai proyek strategis nasional, sehingga punya payung hukum," ujarnya.

"Meskipun payung hukum itu sendiri, kalau digunakan kitreria ada yang di dalamnya tidak relevan dan tidak masuk untuk menjadi Proyek Strategi Nasional (PSN)," pungkasnya.         

Oleh karena itu, dia sebutkan ada dua hal penting yang harus diriview, yakni soal motif dan modus Proyek Rempang Eco City. 

"Kalau bicara motif, ini jelas bagi yang investasi ada kepentingan untuk berburu rente, bagi penguasa dan pengusaha ologarkis," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana di dalam hal ini, dia sebutkan termasuk orang-orang yang tamak untuk mendapatkan rente, sekaligus melanggengkan kekuasaan. 

"Kedua, ada kepentingan bagi China. Kalau ada wilayah itu luasnya 1.700 hektare, sementara Singapura itu lebih kecil bagi Rempang, maka karena wilayahnya sudah padat penduduk. Ada kepentingan juga bagi Singapura untuk memanfaatkan lahan ini," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Alasan Shin Tae-yong tak dampingi Persija Jakarta saat away ke PSMS Medan adalah karena sang pelatih terkena Influenza tipe A dan sepekan dirawat di rumah sakit
Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Terpisah 45 Tahun, Nenek Asal Tangerang Rela Temui Mantan Kekasihnya ke Sumedang

Terpisah 45 Tahun, Nenek Asal Tangerang Rela Temui Mantan Kekasihnya ke Sumedang

Seorang nenek asal Tangerang rela jauh-jauh berkunjung ke Sumedang hanya demi menemui mantan kekasihnya yang sudah 45 tahun terpisah gegara restu orang tua.

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral