GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Anwar Usman Dkk Diputuskan Sore Ini, NCW Duga Putusan MKMK Belum Bersih dari KKN

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) dijadwalkan membacakan putusan akhir mereka terhadap seluruh aduan soal dugaan pelanggaran etik, Selasa (7/11/2023) pada pukul 16.00 WIB di Gedung MK, Jakarta Pusat. 
Selasa, 7 November 2023 - 14:28 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) dijadwalkan membacakan putusan akhir mereka terhadap seluruh aduan soal dugaan pelanggaran etik, Selasa (7/11/2023) pada pukul 16.00 WIB di Gedung MK, Jakarta Pusat. 

Sidang putusan ini akan didahului sidang pleno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyoroti hal ini, Ketua Umum (Ketum) DPP Nasional Corruption Watch (NCW), Hanif Sutrisna mengatakan bahwa Ketua MKMK, Jimly Asshiddiqie menjadi sorotan publik karena anaknya merupakan pengurus partai Gerindra.

tvonenews

Kredibilitas Jimly kerap dipertanyakan sebagai pengadil sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Ketua MK Anwar Usman dan Hakim MK lainnya.  

Putra Jimly merupakan Wakil Sekjen DPP Gerindra bernama Robby Ferliansyah Ashiddiqie. 

Menyoroti hal ini, DPP National Corruption Watch (NCW) mengatakan pihaknya meragukan akan keputusan MKMK terkait pelanggaran etik hakim MK. 

 "Karena Ketua MKMK memiliki sejarah keterikatan emosional dengan Prabowo dan anaknya pun kader Gerindra," ujar Hanif Sutrisna dalam keterangannya, Selasa (7/11/2023).

Menurut Hanif, MKMK diharapkan bertindak tegas jika Ketua MK Anwar Usman terbukti melanggar tentang Kekuasaan Kehakiman Pasal 17 ayat 3, 4 dan 5, UU 48 Tahun 2009. Hal itu masuk dalam pelanggaran etik berat.


Nasional Corruption Watch (NCW)/ Humas NCW

"Anwar Usman memanfaatkan relasi kuasa dalam memutuskan gugatan Judicial Review yang menghasilkan Keputusan MK No. 90 yang sangat kontroversial dan sangat mencederai peradilan yang bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN)," katanya.

Selain itu, pihak Hanif juga menilai Anwar Usman diduga melanggar UU 28 Tahun 1999 terkait Penyelenggaraan Negara yang bebas dan bersih dari KKN.

"Hukum pidananya lumayan lho, paling singkat 2 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000 dan paling banyak Rp. 1.000.000.000," ujarnya.

Hanif mengatakan bahwa keputusan MK nomor 90/PUU-XXI/2023 memberikan karpet merah kepada putra sulung Presiden Jokowi, yaitu Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai wakil presiden di pilpres 2024.

Hal tersebut, kata Hanif, telah menyulut kemarahan masyarakat pro-demokrasi dan menimbulkan pro-kontra yang dapat memicu konflik horizontal yang dimulai dari perang opini di media sosial.

"Jika kondisi ini terus berkembang dan eskalasi pro-kontra terus meningkat, dikhawatirkan akan terjadi benturan yang akan memperburuk citra pemerintahan Jokowi yang telah dinilai tidak pro demokrasi dan cenderung korup," katanya. 

Lebih jauh, DPP NCW menduga adanya keterlibatan para pembantu Presiden Jokowi dalam mengawal hasil putusan MKMK. Bahkan, kata dia, kelihatan lebih massive dengan memunculkan opini-opini kontra terkait 'politik dinasti bukanlah sebuah dosa' seperti yang diungkapkan Fahri Hamzah Waketum Partai Gelora pada sebuah acara di televisi nasional.

Hanif menjelaskan, berdasar sumber kepercayaan NCW, oknum-oknum menteri yang diduga “dipercayakan” Jokowi mengatur berjalannya orkestrasi lolosnya Gibran menjadi Capres Prabowo, seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menkominfo Budi Arie Setiadi, Wamendes Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, masih “bekerja keras sesuai arahan pak lurah. 

"Kuatnya dugaan telah masuk anginnya MKMK, sehingga keputusan yang akan dikeluarkan MKMK Selasa ini akan ‘jauh panggang dari api’ alias tidak akan mengubah Keputusan MK Nomor 90," ucap Hanif.

"Dan lebih jauh lagi, Anwar Usman tidak akan mendapatkan sanksi berat atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya," sambungnya. 

Di sisi lain, Jimly Asshiddiqie janji akan independen memeriksa sembilan orang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang diduga melanggar kode etik hakim konstitusi terkait penanganan uji materiil syarat usia capres dan cawapres

Pasalnya, integritas Jimly sempat diragukan oleh masyarakat karena disebut pernah menyatakan dukungan ke Prabowo Subianto yang menjadi calon presiden pada pemilu 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Enggak apa-apa, masing-masing  ini kan bertiga, sekarang ini kan pendapat umum terbelah tiga. Ada kubu Ganjar, kubu Prabowo dan kubu AMIN (Anies-Cak Imin). Biasa saja, tadi kan sudah ada sumpah jabatan," kata Jimly kepada wartawan di Gedung MK RI, Selasa, 24 Oktober 2023.

Jimly menegaskan bahwa dirinya akan bekerja secara serius dan bakal menunjukkan hasil yang independen. "Independensi itu enggak usah diomongin, dikerjain aja. Nanti you nilai kalau sudah diputus. Daripada retorika 'insha allah saya independen' enggak gitu. Etika itu bukan hanya soal retorika, dikerjain aja," tegas Jimly. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Mendagri Tito saat Tutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026, Mohon Dukungan untuk Pemulihan Pascabencana

Pesan Mendagri Tito saat Tutup Khanduri Nuzulul Quran Aceh Ramadan Festival 2026, Mohon Dukungan untuk Pemulihan Pascabencana

Mendagri Tito memastikan pemerintah akan bekerja keras mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera.
KAI Bocorkan Jadwal Mudik yang Masih Tersedia Ribuan Kursi Kereta, Ada Tanggal Favorit Pemudik

KAI Bocorkan Jadwal Mudik yang Masih Tersedia Ribuan Kursi Kereta, Ada Tanggal Favorit Pemudik

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat bahwa periode 11-20 Maret 2026 menjadi waktu paling padat pesanan Mudik Lebaran 2026.
Alhamdulillah! Diskon Tarif Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026 Berlaku 15–16 Maret, Ini Daftar Ruas Jalan yang Dapat Potongan

Alhamdulillah! Diskon Tarif Tol 30% untuk Mudik Lebaran 2026 Berlaku 15–16 Maret, Ini Daftar Ruas Jalan yang Dapat Potongan

Jelang mudik Idul Fitri 2026, pemerintah mulai menyiapkan berbagai strategi untuk perjalanan masyarakat. Salah satunya adalah diskon tarif tol sebesar 30 persen
Inspirasi Menu Buka Puasa: Curry Rice ala Singapura dengan Kuah Kari Kental dan Gurih, Cocok untuk Menu Buka Puasa dan Sahur

Inspirasi Menu Buka Puasa: Curry Rice ala Singapura dengan Kuah Kari Kental dan Gurih, Cocok untuk Menu Buka Puasa dan Sahur

Salah satu pilihan menarik yang bisa dicoba untuk menu buka puasa adalah Curry Rice khas Singapura, hidangan nasi dengan kuah kari kental yang kaya rempah 
Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Hadapi Kutukan 7 Tahun di Samarinda, Bernardo Tavares Akui Borneo FC Sangat Kuat di Stadion Segiri

Persebaya Surabaya menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Samarinda. Bernardo Tavares mengakui tim Pesut Etam sangat kuat di kandang.
Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Bulog Ungkap Fakta Stok Beras Nasional di Tengah Konflik Timur Tengah, Cadangan Pangan RI Aman?

Berbagai upaya dilakukan Bulog agar cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik yang melibatkan Iran dengan Israel serta sekutunya, Amerika Serikat.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Nilai Transfer Kapten Timnas Indonesia Meroket usai Tampil Sempurna di Serie A

Performa gemilang Jay Idzes di Serie A Italia mulai memancing perhatian banyak pihak, termasuk di Eropa. Media Belanda tak habis pikir lihat nilai transfernya.
Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila

Maarten Paes mengungkapkan kebanggaannya membela Timnas Indonesia di media Ajax. Sebut atmosfer suporter di GBK dengan kegilaan fans sepak bola Argentina.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT