GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Terakhir Sang Ibu untuk 4 Anaknya yang Dibunuh oleh Ayah Kandungnya di Jagakarsa: Mama ...

DP sang ibu ikut mengantarkan ke empat jenazah anaknya  korban pembunuhan ayah kandung di Jagakarsa ke TPU Perigi Sawangan, Depok, Minggu (10/12/2023) sore.
Senin, 11 Desember 2023 - 05:55 WIB
Suasana Pemakaman 4 Bocah di Jagakarsa
Sumber :
  • VIVA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemandangan pilu terlihat saat pemakaman 4 anak korban pembunuhan ayah kandung di Jagakarsa.

Sang ibu, DP tak henti-hentinya menangisi kepergian 4 anaknya untuk selama-lamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seolah tak percaya 4 anaknya yang masih kecil-kecil tewas di tangan suaminya sendiri Panca Darmansyah.

DP ikut mengantarkan ke empat jenazah anaknya korban pembunuhan ayah kandung di Jagakarsa ke pemakaman TPU Perigi Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023) sore. 

Tangisan sang Ibunda pun tak henti-hentinya saat mengantarkan 4 anaknya tersebut di pemakaman. 

Terdengar dengan suara geletar sang Ibunda mengikhlaskan kepergian anaknya tersebut. 

"Mama... ihklaskan kamu nak," kata DP dengan terbata-bata dan menitihkan air mata di pipi. 

Keempat anaknya dimakamkan di tempat yang sama dengan posisi berjejer.

DP yang didampingi sejumlah kerabat dan keluarga, tampak lemas dan memeluk boneka katak hijau sambil terus mengucapkan doa untuk sang anak. 

Pemakaman 4 anak korban pembunuhan itu dilaksanakan pada pukul 16.40 WIB.

Terlihat dua unit ambulans dari RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur. 

Detik-detik Panca Darmansyah Habisi 4 Anaknya

Sebelumnya diberitakan, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro mengungkap, bagaimana urutan eksekusi yang dilakukan pelaku Panca Dharmansyah terhadap keempat orang anakanya secara sadis.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pelaku yang merupakan ayah kandung korban membekap keempat anaknya dengan sebuag bantal. Menurut Polisi, pelaku dengan sadis membekapkan bantal ke masing-anak secara bergantian selama 15 menit.

"Pengakuan si pelaku bahwa yang bersangkutan melakukan pembunuhan dengan cara membekap mulut satu persatu setakah 15 menit tidak bernapas yang bersangkutan bergantian terhadap korban berikutnya," kata Bintoro kepada awak media, Jakarta, Sabtu (9/12/2023).

Dalam keterangan dihadapan polisi, Panca mengaku jika eksekusi pertama ia lakukan kepada anak bungsungnya yang masih berumur 1 tahun.  

"Memang benar yang berdangkutan melakukan pembunuhan secara bergantian dimulai yang pertama anak yang paling kecil insial A umur 1 tahun," kata Bintoro.

Setelah anak bungsunya diketahui tak lagi bernyawa, pelaku lalu mengeksekusi anaknya yang berumur 3 tahun, kemudian dilanjutkan anaknya yang berumur 4 tahun dan yang terakhir dieksekusi adalah anak tertua yang berusia 6 tahun.

"Dlanjutkan anak korban inisial A juga umur 3 tahun, selanjutnya anak korban yang ketiga umut 4 tahun dan terakhir anak korban tertua umur 6 tahun," sambungnya.

Panca Darmansyah selaku ayah kandung dari empat bocah yang ditemukan tewas dikediamannya kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap Panca diumumkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro.

"Polres Metro Jakarta Selatan telah melaksanakna gelar perkara dalam rangka penetapan tersangka insial P dalam kasus pembunuhan empat orang anak yang terjadi Kebagusan, Jaksel," kata Bintoro kepada awak media, Jakarta, Jumat (8/12/2023).

Bintoro menuturkan penetapan tersangka terhadap Panca usai pihaknya melakukan gelar perkara.

Tak hanya itu, pihaknya turut serta melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi sebelum penetapan tersangka terhadap Panca.

"Untuk alat bukti yang diperoleh keterangan saksi, ada 12 orang saksi yang telah dilakukan pemeriksaan penyidik," ungkapnya. (aag/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT