GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Dukungan Khofifah ke Prabowo, Mesin Politik PKB Bakal Repot, Anies sebut Kunci Kemenangan!

Seusai Khofifah resmi mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Ternyara begitu berdampak kepada PKB dan AMIN. Namun, Anies berikan jawaban menohok hingan kunci
Kamis, 11 Januari 2024 - 11:17 WIB
Kolase Foto Khofifah, Anies, dan Prabowo-Gibran
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Seusai resmi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa jadi Jurkamnas  dan mendukung Prabowo-Gibran, hingga surat keputusannya baru diteken Ketua TKN, Rosan Roeslani pada Rabu (10/1/2024). Dikabarkan, berdampak cadas bagi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. 

Bahkan, dikabarkan dukungan Khofiah Indar Parawansa ke Prabowo-Gibran, bisa membuat mesin politik Partai Kebangikatan Bangsa (PKB) repot dan terseok-seok. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sontak, dampak dukungan ini pun menuai reaksi dari berbagai elite politik, pengamat politik hingga Capres nomor urut 1 dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan. 

Akan tetapi, sebelum jauh mendengar reaksi pernyataan Anies Baswedan, soal dampak dan dukungan Gubernur Jatim, Khofiah Indar Parawansa. 

Seyogianya, menilik terlebih dahulu respons Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani, yang menanggapi soal dukungan Gubernur Jatim itu. 

Rosan akui, amat bersyukur atas bergabungnya Khofifah. Bahkan, TKN Prabowo-Gibran langsung mematok kemenangan besar di wilayah Jawa Timur dengan perolehan suara 65 persen untuk Prabowo-Gibran.

Lantas, apakah target tersebut masuk akal? lantaran bergabungnya Khofifah sebagai jurkamnas Prabowo-Gibran.

Menyikapi hal itu, Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs, Ahmad Khoirk Umam menganalisis terkait dampak politik dukungan Khofifah.

Menurut Umam, target TKN tersebut memang tidak muluk-muluk bila melihat latar belakang Khofifah. Sebab, keberadaan Khofifah memang bisa mendorong elektabilitas Prabowo-Gibran.

"Dukungan politik Gubernur Jawa Timur Khofifah jelas akan memboosting elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur, yang selama ini menjadi medan pertarungan terbuka sekaligus menentukan potensi kemenangan Pilpres mendatang," pungkas Umam dalam keterangannya, yang diterima di Jakarta, Kamis (11/1/2024).

Tak hanya itu saja, Umam menyampaikan, bahwa salah satu simpul kekuatan politik Jawa, khususnya Jawa Timur adalah basis pemilih Nahdliyyin. 

Dukungan Khofifah pada Prabowo-Gibran, menurut dia, akan membantu mengonsolidasikan simpul-simpul kekuatan politik Nahdliyyin untuk mempertebal kekuatan elektoral Prabowo-Gibran di Jawa Timur.

Bahkan dia katakan, Khofifah tentu akan membukakan pintu lebar-lebar bagi TKN Prabowo-Gibran untuk penetrasi lebih efektif ke basis-basis pesantren.

"Ya meskipun loyalitas politik terhadap kiai tidak sekuat dulu, tapi kampanye di jaringan pesantren tetap dibutuhkan untuk megoptimal penguasaan massa riil berbasis santri, alumni pesantren, hingga orang tua santri," beber Umam.

Di samping itu, dia jelaskan, pergerakan TKN Prabowo-Gibran dengan bantuan Khofifah tersebut tentu akan membuat repot Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang tengah melakukan upaya serupa untuk pemenangan pasangan calon nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

"Dukungan Khofifah kepada Prabowo-Gibran akan merepotkan mesin politik PKB di kubu AMIN yang saat ini menggantungkan mesin politiknya pada jaringan pesantren dan masyarakat Nahdliyyin. Tekanan terhadap mesin politik PKB di basis NU juga semakin kuat, ketika elite pengurus PBNU sendiri dirasa tidak sejalan dengan kepentingan politik pencawapresan Cak Imin," ungkap Umam.

Melihat dinamika terkini, basis elektabilitas Prabowo-Gibran di Jawa Timur memang relatif cukup kompetitif. Hal itu tidak terlepas karena peran partai-partai politik di Koalisi Indonesia Maju. 

Terutama melalui mesin politik tiga partai yang menjadi aktor di Jawa Timur, yakni Gerindra, Demokrat, dan Golkar.

Lanjut Umam jelaskan, mesin politik Gerindra Jatim sendiri lebih banyak dijalankan oleh jaringan mantan politisi PKB yang dulu memisahkan diri (mufaroqoh) ketika terjadi konflik internal di PKB.

"Karena itu bisa dipahami mengapa cukup banyak pesantren di wilayah Tapal Kuda, Mataraman dan Arek yang saat ini mendukung Prabowo-Gibran," ucapnya.

Sementara itu, dua mesin politik yang selama ini mendominasi Jatim, yakni PDIP dan PKB sebagai representasi kekuatan politik abangan dan santri, saat ini terpecah di dua gerbong koalisi yang berbeda.

"Namun demikian, konstalasi politik Jawa Timur masih dinamis. Momentum 1,5 bulan ke depan bisa dimanfaatkan oleh masing-masing paslon untuk mengonsolidasikan kekuatan politiknya," ujarnya.

"Mengingat Jatim adalah battle field terbuka dalam Pilpres, maka jika ada paslon bisa menggabungkan mayoritas jaringan politik nasionalis dan politik santri di Jatim, besar kemungkinan Paslon itu akan memenangkan kontestasi Pilpres di tingkat nasional," sambungnya menjelaskan. 

Terpisah, menyikapi dukungan Gubernur Jatim, Khofifah ke Prabowo-Gibran, Capres dari nomor urut 1, Anies Baswedan malah mengungkapkan kunci dan optimis kemenangannya di Jatim untuk Pilpres 2024.

Bahkan, dia secara gamblang aku dirinya justru semakin pede di Jatim bisa menang. Hal itu lantaran, kata Anies, di Jawa Timur masyarakatnya menginginkan sebuah perubahan.

"Kalau di Jatim kami makin optimis insyaallah dukungannya makin luas untuk perubahan. Karena yang diharapkan oleh masyarakat Jatim apalagi adalah keinginan perubahan," pungkas Anies kepada wartawan di Samarinda, Kamis (11/1/2024).

Selain itu, Anies tetap menghormati pilihan politik Khofifah. Dia menjelaskan bahwa pesta demokrasi itu tidak melulu kemenangan ada di tangan sosok yang melekat dengan daerahnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakyat, kata Anies, yang menjadi penentu kemenangan. Selain itu, rakyat akan memilih berdasarkan program yang digagas kontestan.

"Ini bukan sekadar orangnya tapi tentang apa yang akan dilakukan lima tahun ke depan dan keinginan perubahan itu makin hari makin kuat," beber Anies. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Mualem Ungkap Pemulihan Infrastruktur di Aceh Pasca Banjir Bandang Baru 30 Persen

Gubernur Mualem mengaku beberapa infrastruktur di Aceh seperti jembatan, jalan raya, hingga sekolah masih mengalami kerusakan dan ada yang belum diperbaiki.
Buntut 6 Dosen Disanksi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, UPN Veteran Yogyakarta Serukan Peran Melawan Pelecehan di Kampus

Buntut 6 Dosen Disanksi Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, UPN Veteran Yogyakarta Serukan Peran Melawan Pelecehan di Kampus

UPN Veteran Yogyakarta menyerukan komitmen bersama untuk melawan segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus. 
5 Opsi Hotel di BSD, Punya Kamar Luas dan Nyaman

5 Opsi Hotel di BSD, Punya Kamar Luas dan Nyaman

Pilihan hotel di BSD saat ini semakin beragam. Beberapa hotel di kawasan ini menawarkan fasilitas lengkap yang bisa memenuhi kebutuhan rekreatif hingga kunjungan profesional.
Modus Loloskan Akpol Jalur Khusus, Dua Pria Tipu Orang Tua Calon Polisi Rp1,5 Miliar Ditangkap Polresta Pati

Modus Loloskan Akpol Jalur Khusus, Dua Pria Tipu Orang Tua Calon Polisi Rp1,5 Miliar Ditangkap Polresta Pati

Satuan Reserse Kriminal Polresta Pati mengungkap dugaan kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol).
Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Perjalanan Spiritual Biksu Thudong Berlabuh di Kepatihan, Disambut Hangat Sri Sultan Hamengkubuwono X

Rombongan Bhikku yang menjalani perjalanan spiritual atau disebut Thudong panjang melintasi berbagai wilayah akhirnya tiba di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (25/5/2026) sore. 
Segera Resmi Berpisah, Bojan Hodak Apresiasi Sosok Manajer Tim Persib

Segera Resmi Berpisah, Bojan Hodak Apresiasi Sosok Manajer Tim Persib

Bojan Hodak dilaporkan memilih berpisah dengan Persib setelah tiga tahun membela Maung Bandung. Jika benar terjadi, maka Bojan Hodak pun akan meninggalkan sosok Umuh Muchtar yang selama ini mendampingi tim. 

Trending

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
Selengkapnya

Viral